Polda Metro Jaya Ringkus Pelaku Penyebar Hoaks Bansos PPKM Darurat

Pres Rilis Polda Metro Jaya
RILIS - Polda Metro Jaya merilis kasus penyebar hoaks Bansos Kemensos yang meraup untung Rp1,5 miliar. (Suara.com/M Yasir).

JAKARTA, insidepontianak.com – Subdit Siber Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya meringkus pelaku penyebar informasi bohong atau hoaks Bansos PPKM Darurat dari Kementerian Sosial. Pelaku adalah RR.

Pemuda 23 tahun itu, meraup keuntungan dari penyebaran berita bohongnya dari iklan hingga mencapai Rp1,5 miliar.

Bacaan Lainnya

Dilansir dari Suara.com, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus menyebut, RR telah ditetapkan sebagai tersangka.

Yusri mengungkapkan, RR menyebarkan hoaks soal pendaftaran bansos PPKM Darurat senilai Rp300 ribu lewat dua situs palsu, yang dibuatnya dengan mencatut nama Kementerian Sosial.

“Dia meraup keuntungan dari iklan yang masuk di website tersebut. Minimal dua iklan satu website,” kata Yusri saat jumpa pers di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (19/7/20201).

Dari hasil penyelidikan sementara, RR mengaku telah menjalankan kejahatan ini sejak November 2020. Total keuntungan yang dia peroleh ditaksir mencapai Rp1,5 miliar.

“Total dari ikan itu sudah diterima pelaku sekitar Rp1,5 miliar,” beber Yusri.

Dalam perkara ini, RR dijerat Pasal 35 Juncto Pasal 51 Ayat 1 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik atau ITE.

“Ancamannya 12 tahun penjara,” pungkas Yusri.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *