Papua akan Lockdown Satu Bulan, Akses Laut dan Udara Tutup

Gubernur Papua Lukas Enembe
Gubernur Papua Lukas Enembe menggelar konferensi pers di Jakarta, Senin (26/8/2019). (Antara/Desca Lidya Natalia/Suara.com).

JAKARTA, insidepontianak.com – Papua berncana menutup semua akses transportasi atau lockdown untuk mencegah penularan Covid-19. Gubernur Papua, Lukas Enembe pun meminta masyarakat melakukan persiapan mengantisipasi surat edaran gubernur yang akan dikeluarkan, terkait rencana lockdown tersebut.

Dilansir dari Suara.com, berdasarkan laporan Antara, Juru Bicara Gubernur Papua, Muhammad Rifai Darus di Jayapura menyebut, rencana Pemerintah Provinsi Papua menutup akses keluar dan masuk, baik jalur penerbangan maupun perairan akan dimulai awal Agustus nanti.

Bacaan Lainnya

“Penutupan tersebut diperkirakan akan berlangsung pada 1 Agustus hingga 31 Agustus 2021,” ucap Rufai.

Menurutnya, kebijakan ini akan dibahas dan dimatangkan lebih lanjut pada rapat evaluasi oleh Tim Satgas Covid-19 Provinsi Papua, pada Rabu 21 Juli 2021.

“Pada Senin (19/7/2021) Gubernur Papua Lukas Enembe beserta kepala daerah lainnya dari seluruh Indonesia menghadiri rapat terbatas melalui pertemuan virtual yang dipimpin langsung oleh Presiden Joko Widodo berkenaan dengan situasi pandemi Covid-19 di Indonesia,” ujarnya.

Dia menjelaskan, usai rapat terbatas bersama Presiden tersebut, Gubernur Lukas Enembe selanjutnya pada hari yang sama mengumpulkan sejumlah pejabat Pemerintah Provinsi Papua dengan agenda membahas masalah pandemi Covid-19 di Provinsi Papua.

“Gubernur Papua Lukas Enembe akan melakukan evaluasi secara berkala terkait penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Berskala Mikro di Provinsi Papua sesuai dengan Surat Edaran Gubernur Papua Nomor: 440/7736/SET,” katanya.

Dia menambahkan surat edaran tersebut masih berlaku hingga 25 Juli 2021. Untuk itu, Gubernur Papua meminta kepada seluruh pemangku kepentingan terkait agar dapat bersinergi dan bergerak lebih cepat, dan tepat. Guna memastikan situasi pandemi Covid-19 di Tanah Papua tidak semakin parah.

“Pada Rabu 21 Juli 2021 direncanakan sebuah rapat oleh Tim Satgas Covid-19 Provinsi Papua atas instruksi gubernur guna membahas evaluasi PPKM Mikro yang tengah berlangsung dan akan berakhir pada 25 Juli 2021 nanti,” tutup Muhammad Rifai Darus.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *