Ombudsman akan Laporkan Temuan Dugaan Maladministrasi TWK KPK ke Presiden

Ombusman
Perwakilan 75 Pegawai KPK yang tak lulus TWK melaporkan pimpinan KPK ke Ombudsman RI, Jakarta. (Suara.com/Welly Hidayat).

JAKARTA, insidepontianak.com – Ombudsman Republik Indonesia temukan sejumlah dugaan pelanggaran maladministrasi dalam peralihan status pegawai Komisi Pemberabtasan Korupsi (KPK) menjadi aparatur sipil negara (ASN) melalui tes wawasan kebangsaan atau TWK.

Atas temuan itu, Ombudsam berencana melaporkannya ke Presiden Joko Widodo. Dilansir dari Suara.com, Ketua Ombudsman RI, Mokhammad Najih menyebut, pihaknya telah menyelesaikan serangkaian pemeriksaan laporan dari perwakilan 75 pegawai KPK yang tidak lulus menjadi ASN dalam TWK tersebut.

Bacaan Lainnya

Dalam pelaporan itu, bahwa TWK yang dilaksanakan KPK dan Badan Kepegawaian Negara (BKN) penuh kejanggalan.

“Secara umum maladministrais itu dari hasil pemeriksaan kita memang ditemukan,” kata Najih dalam konferensi pers secara daring, Rabu (21/7/2021).

Najih menyampaikan, ada tiga fokus Ombudsman RI dalam laporan tersebut yang akhirnya ditemukan dugaan maladministrasi. Pertama, Pembentukan kebijakan proses peralihan pegawai KPK menjadi ASN.

Kedua, proses pelaksanaan dari peralihan pegawai KPK menjadi ASN. Ketiga, dalam tahap penetapan hasil assessment wawancara kebangsaan.

“Tiga hal itu ditemukan potensi-potensi maladministrasi,” sebut Najih.

Maka itu, Najih memastikan lembaganya akan menyampaikan temuan dan hasil pemeriksaan peralihan pegawai KPK menjadi ASN yang berujung adanya dugaan maladministrasi kepada pimpinan KPK yang dikomandoi Firli Bahuri tersebut.

Kemudian, Ombudsman juga akan menyampaikan hasil tersebut kepada Badan Kepegawaian Negara selaku pihak yang disebut melaksanakan tes wawasan kebangsaan (TWK).

Najih juga tak lupa akan menyampaikan temuan lembaganya itu kepada Presiden Joko Perwakilan 75 Pegawai KPK yang tak lulus TWK melaporkan pimpinan KPK ke Ombudsman RI, Jakarta.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *