Surau Raudhatul Ulum di Sungai Nyirih Dibangun, Satono: Jangan Sampai Jamaahnya Kosong

  • Bagikan
Bupati Satono
Bupati Sambas, Satono saat meletakkan batu pertama pembangunan Surau Madrasah Raudhatul Ulum di Desa Sungai Nyirih, Kecamatan Jawai, Senin (26/7/2021). (Ist).

SAMBAS, insidepontianak.com – Pembangunan Surau Madrasah Raudhatul Ulum di Desa Sungai Nyirih, Kecamatan Jawai, Kabupaten Sambas, dimulai. Bupati Sambas, Satono meletakan baru pertama sebagai simbolis dimulainya pekerjaan, Senin (26/7/2021).

Dalam kesempatan itu, Satono berpesan agar nantinya setelah surau tersebut dibangun, masyarakat setempat khususnya kepada para tokoh agama, tokoh masyarakat dan pihak yayasan untuk memakmurkannya.

“Jangan sampai setelah susah payah dibangun, sudah jadi lalu jamaahnya kosong,” katanya.

Satono mengatakan, penyediaan sarana ibadah di madrasah sangat penting sebagai bentuk pendidikan karakter bagi anak. Selain itu, keberadaan surau di sekitar madrasah juga dapat mempermudah anak-anak untuk melaksanakan salat tepat waktu.

“Surau ini nantinya sebagai sarana ibadah anak didik kita di madrasah. Nanti saat masuk waktunya bisa langsung salat dzuhur. Itu merupakan bagian daripada pembentukan karakter atau karakter building,” ucapnya.

Satono berpesan, agar masyarakat selalu menjaga kemakmuran masjid. Bila perlu, dia menyarankan agar pengurus masjid membuat panitia pemakmuran masjid.

“Masjid dan surau sudah banyak di mana-mana. Tinggal bagaimana kita memakmurkan yang sudah kita bangun itu. Bila perlu, setelah ada panitia pembangunan masjid, harus ada juga panitia pemakmuran masjid,” katanya.

“Kita harus terus melahirkan generasi pemersatu umat, apalagi di Jawai saya yakin persatuan masyarakat nya kuat sekali,” tambahnya.

Komentar
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: