Warga Pontianak Sumringah Dapat Isi Tabung Oksigen Gratis

  • Bagikan
Suasana antri warga Pontianak untuk mendapatkan jatah pengisian gas oksigen gratis
Suasana antri warga Pontianak untuk mendapatkan jatah pengisian gas oksigen gratis. Ist

PONTIANAK, insidepontianak.com – Warga Kota Pontianak dan sekitarnya, terutama pasien Covid-19 yang sedang melakukan isolasi mandiri alias isoman merasa terbantu.

Meskipun harus antri panjang, mereka tampak sumringah mendapat jatah pengisian tabung oksigen saat antri di Jalan Antasari.

Seperti diungkapkan Erwin (24) warga Jalan Hasanuddin, Pontianak Barat, saat antri pada Senin (26/7/2021).

“Sangat membantu, apalagi kakak saya tidak ke rumah sakit. Dirawat di rumah, jadi kita mendapat prioritas,” katanya.

Hal sama diungkapkan, Saleh (46) yang terpaksa antri lantaran sang anak sedang isoman. Namun, ia bersyukur pemerintah tidak memungut bayaran pengisian oksigen ini.

“Tak masalah antri yang penting gratis. Lumayan bisa menghemat, jadi bisa buat obat uangnya,” kata dia dengan senyum penuh.

Sebelumnya, Pemprov kalbar menyiapkan dua lokasi pusat pengisian tabung oksigen untuk masyarakat yang sedang menjalani isolasi mandiri karena positif Covid-19.

Hendri, Koordinator Lapangan mengatakan, ada dua titik yang menjadi pusat pengisian oksigen gratis tersebut, yakni PT. Bajak Sarana Jalan Antasari dan PD. Putra Kalbar Jalan Veteran, kantor milik pengusaha Kalbar, Sy. Mahmud Alkadrie.

Hendri menjelaskan bantuan oksigen tersebut merupakan bentuk perhatian dari Gubernur Kalbar dalam menangani Covid-19.

Gubernur memerintahkan melalui kepada dinas kesehatan untuk memberikan bantuan ini kepada masyarakat yang sangat membutuhkan.

Nah, bagi kalian pasien yang sedang isoman adalah prioritas yang mendapatkan pengisian oksigen gratis 1 kali perhari selama 12 hari, untuk tabung kecil.

Adapun syarat pengisian oksigen gratis :

1. Hasil Swab PCR/Antigen

2. Fotokopi KTP

3. Nomor HP

Komentar
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: