Bantu Pemerintah Bangun Umat, BPKH Dirikan Pesantren dan Tahfidz Quran di Singkawang

  • Bagikan
Penyerahan sertifikat Lembaga Pendidikan Tahfidz Quran di Singkawang dari perwakilan BPKH RI
Penyerahan sertifikat Lembaga Pendidikan Tahfidz Quran di Singkawang dari perwakilan BPKH RI. (Ist)

SINGKAWANG, insidepontianak.com – NU CARE-Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) melakukan peresmian pembangunan ruang kelas baru Pondok Pesantren Nurul Jadid Mempawah dan penyelesaian pembangunan Rumah Tahfidz Alquran Al-Ikhwan Singkawang belum lama ini.

Sebagai mitra program dari Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) RI, NU CARE-Lazisnu berkomitmen untuk berperan dalam kemaslahatan umat. Sumber pembiayaan program kemaslahatan berasal dari nilai manfaat pengelolaan investasi Dana Abadi Umat (DAU).

Peresmian dilakukan secara virtual oleh Anggota Badan Pelaksana BPKH Bidang Kesekretariatan Badan dan Kemaslahatan, Rahmat Hidayat.

Di lokasi peresmian dihadiri Kepala Pelaksana Program Kemaslahatan NU CARE-LAZISNU, M Wahib, dan pimpinan Pondok Pesantren Nurul Jadid. Sementara di Singkawang, peresmian gedung Rumah Tahfidz Al-Ikhwan di Jalan A Yani, Pasiran, Kota Singkawang dilaksanakan secara daring.

Dalam sambutannya, Rahmat Hidayat menyampaikan saat ini pengelolaan dana BPKH berkisar Rp140 triliun.

BPKH selain mengelola dana setoran awal juga mengelola dana haji. Pada tahun 2020 dana yang dikelula capai Rp143,1 triliun. Pemanfaatannya disalurkan untuk untuk meningkatkan kualitas peningkatan haji dan efisiensi.

“Kedua untuk untuk meningkatkan maslahat umat Islam. Ketiga melakukan program lain seperti dakwah, kesehatan, bantuan prasarana dan sarana dan ibadah, bantuan ekonomi,” katanya.

Dengan kerjasama yang telah dibangun dengan berbagai mitra, BPKH menyampaikan terimakasihnya sehingga dana besar yang dikelola dapat bermanfaat bagi kepentingan umat.

Kegiatan tersebut dilakukan bersamaan dengan peresmian secara virtual tiga gedung penerima bantuan dari BPKH yang bermitra dengan NU CARE-LAZISNU, yakni Singkawang, Cilacap, dan Jakarta.

Persemian di gedung Rumah Tahfidz Al-Ikhwan Singkawang juga dihadiri Pemerintah Kota Singkawang Bujang Syukri, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Singkawang Kasi Pendis Aliansyah, pimpinan pondok pesantren, jajaran pengurus cabang NU dan badan otonom (Banom) NU.

Komentar
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: