Pasien Bergejala Diminta Manfaatkan Fasilitas Isolasi Terpusat

  • Bagikan
Pasien PDP dirawat di ruang isolasi IGD RSUD Soedarso. (Ist)

JAKARTA, insidepontianak.com – Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Prof Wiku Adisasmito meminta masyarakat yang dinyatakan positif agar memanfaatkan fasilitas Isolasi terpusat tersedia di wilayahnya masing-masing.

Dia menegaskan, tingginya angka kematian dalam dua pekan terakhir harus disikapi dengan waspada dan antisipasi yang tinggi oleh masyarakat.

“Untuk masyarakat, yang bergejala sedang, berat atau berusia di atas 45 tahun, atau memiliki komorbid, dan atau tidak memiliki tempat yang memadai melakukan isolasi mandiri, kami mohon untuk tidak melakukan isolasi mandiri,” kata Wiku dalam siaran pers, Kamis kemarin.

Menurutnya, dengan melakukan isolasi terpusat, manfaat yang didapatkan seperti perawatan pasien diawasi langsung oleh tenaga kesehatan dan dipantau baik tanda vital, gejala, pola makan dan obat-obatannya. Sehingga jika terjadi perburukan dapat langsung ditangani.

Namun, jika masyarakat yang dinyatakan positif memutuskan untuk melakukan isolasi mandiri, pastikan tidak memiliki gejala atau bergejala ringan, berusia kurang dari 45 tahun, tidak memiliki komorbid dan memiliki tempat yang memadai. Sehingga bisa menghindari kontak erat dengan anggota keluarga lainnya yang tinggal dalam 1 rumah.

“Pastikan selama isolasi mandiri, untuk makan makanan yang bergizi, minum obat dan secara berkala mengecek termperatur serta saturasi oksigen,” pesannya.

Sementara itu, Satgas Penanganan Covid-19 Kalbar telah menjadikan Lembaga Penjamin Mutu Pendidik (LPMP) dan Unit Pelayanan Kesehatan (Upelkes) sebagai rumah sakit lapangan atau darurat untuk pasien Covid-19.

Untuk itu, Gubernur Kalbar Sutarmidji meminta kepada warga yang dinyatakan positif Covid-19 dengan gejala ringan sampai sedang untuk menjalani isolasi dan perawatan di rumah sakit lapangan tersebut.

“Jika Anda positif Covid-19 dengan gejala ringan, tapi di rumah banyak keluarga yang negatif, saran saya lebih baik isolasi di LPMP, jika perlu perawatan karena sesak dan lain-lain, bisa ke Upelkes di Pontianak Utara,” kata Sutarmidji beberapa waktu lalu.

Sutarmidji menyebut, rumah sakit lapangan tersebut menyiagakan dokter, perawat obat dan oksigen.

Komentar
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: