Ruang Isolasi RSUD Sambas Penuh, Rumah Sakit Dirikan Tenda Darurat

  • Bagikan
RSUD Sambas
PERIKSA-Tenaga medis IGD RSUD Sambas memeriksa kondisi pasien yang dirawat sementara di selasar, Jumat (30/7/2021). (Yak/Insidepontianak.com).

SAMBAS, insidepontianak.com – Tempat tidur ruang isolasi pasien Covid-19 di RSUD Kabupaten Sambas penuh. Sebagai solusi, pihak rumah sakit terpaksa mendirikan tenda darurat dan menggunakan selasar IGD untuk merawat beberapa pasien lainnya.

Direktur RSUD Sambas, Gusmadi mengatakan untuk sementara pasien yang datang ke IGD dirawat di tenda darurat dan selasar, baru bisa dipindahkan ke ruang perawatan biasa sampai menunggu hasil screening memastikan pasien tersebut bebas Covid-19.

“Rata-rata pasien yang dirawat di tenda darurat dan selasar depan IGD sesak napas (membutuhkan terapi oksigen),” katanya, Jumat (30/7/2021).

Dari pantauan insidepontianak.com, Jumat (30/7/2012) pagi, ada enam bed di selasar IGD yang disiapkan untuk merawat pasien yang baru masuk. Sementara tenda darurat digunakan untuk pengkaji kegawatdaruratan (triase) dan transfer pasien rujukan.

Petugas medis tampak sibuk memindahkan dan memantau kondisi pasien di setiap bed. Tabung-tabung oksigen sudah standby di setiap pasien.

“Bed ruang isolasi full. Staf saya yang bertugas di IGD juga sampai kewalahan. Mereka bahkan bekerja dengan setengah berlari. Karena sebagian besar dari mereka sedang isolasi masih akibat terpapar Covid-19,” katanya.

Komentar
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: