Tinjau PPKM Mikro di Sambas, Pangdam Ingatkan Masyarakat Tak Lengah Hadapi Pandemi

  • Bagikan
Pangdam XII Tanjungpura, Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad tinjau posko PPKM Mikro di Desa Kartiasa
TINJAU - Pangdam XII Tanjungpura, Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad tinjau posko PPKM Mikro di Desa Kartiasa, Sambas, Selasa (3/8/2021). (Ist).

SAMBAS, insidepontianak.com – Pangdam XII Tanjungpura, Mayjen TNI Nur Rahmad meninjau langsung sejumlah posko PPKM Mikro di Kabupaten Sambas. Dalam kunjungan tersebut, dia sekaligus memberikan arahan. Salah satunya, meminta relawan terus mengawasi masyarakat mematuhi ketentuan PPKM Mikro sekaligus mengawasi protokol kesehatan masyarakat.

Sebab, di masa pandemi ini, masyarakat tak boleh lengah. Harus selalu waspada. Caranya taat anjuran pemerintah. Terus disiplin menerapkan protokol kesehatan. Sebab penularan Covid-19 masih terus mengancam.

“Kita sudah melewati pandemi ini cukup lama dan belum pasti kapan berakhirnya. Beberapa negara sudah ada yang berhasil mengendalikan pandemi dengan baik,” katanya.

“Kita tidak boleh lengah, bukan tidak mungkin kita merasakan seperti di Pulau Jawa. Rumah sakit penuh, relawan kurang, sebelom itu terjadi kita tidak boleh lengah dan lemah, ataupun kalah dengan Covid-19,” timpalnya.

Selain itu Pangdam juga meminta relawan semangat dan berjuang melawan pandemi Covid-19. Dia meyakinkan, perjuangan relawan melawan pandemi tidak akan sia-sia.

“Kita harus tau, apa itu Covid-19, relawan tidak boleh sia-sia mengorbankan diri, waktu, dan keluarga. Apalagi Sambas adalah wilayah perbatasan tempat pekerja migran melintas,” ucapnya.

Walaupun sudah bertahun-tahun berhadapan dengan pandemi Covid-19, Pangdam mengatakan, masih ada saja masyarakat yang tidak mempercayai keberadaan Covid-19. Karena itu, edukasi harus terus digencarkan oleh relawan. Agar pemahaman tentang bahaya Covid-19 bisa dipahami. Dan masyarakat tidak menganggap remeh lagi.

“Kita sudah bertahun-tahun berhadapan dengan pandemi ini. Kalau sudah kena barulah mereka sadar dan menyesal,” ucapnya.

Dia pun masyarakat Sambas agar mematuhi anjuran pemerintah dan menjaga protokol kesehatan. Sebab, saat ini virus tersebut sudah menyebar lewat udara lewat varian delta yang semakin ganas.

“Kalau tidak disiplin, bisa saja kita menjadi korban. Virus Covid-19 ini jelas, dia tidak tahan di tempat basah, makanya kita disuruh cuci tangan dengan sabun. Itu bisa melemahkan virus Covid-19,” pungkasnya.

Komentar
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: