Bupati Satono Minta Satgas Covid-19 Edukasi Prokes Masyarakat dengan Santun dan Humanis

  • Bagikan
Bupati Satono
EDUKASI - Bupati Satono edukasi pedagang di kawasan Pasar Pemangkat agar mematuhi jam operasional yang telah ditetapkan di masa PPKM Mikro, Sabtu (17/7/2021). (Ist).

SAMBAS, insidepontianak.com – Bupati Sambas, Satono meminta Satgas Covid-19 melakukan edukasi protokol keseshatan (prokes) secara masif kepada masyarakat dengan mengedepankan sikap yang santun dan humanis di masa zona merah penyebaran Covid-19 di Kabupaten Sambas.

Edukasi yang baik sangat menentukan keberhasilan pendisipilinan protokol kesehatan dan peningkatan pemahaman masyarakat tentang bahanya penularan Covid-19. Satono ingin, situasi zona merah penyebaran Covid-19 di Kabupaten Sambas harus disikapi dengan bijak.

Jangan sampai di tengah status resiko tinggi penularan Covid-19 di Sambas, Satgas Covid-19 malah memberikan kesan buruk dalam melakukan pendisiplinan protokol kesehatan. Sehingga apa yang ingin disampaikan tidak diterima dengan baik oleh masyarakat.

“Saya tegaskan, edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat tentang Covid-19 selama status zona merah ini harus santun dan humanis. Jangan sampai meninggalkan kesan buruk kepada masyarakat,” pesan Satono, yang juga Ketua Satgas Covid-19 Kabupaten Sambas, Rabu (4/8/2021).

Tak kalah penting kata Satono, posko PPKM Mikro di tingkat desa harus aktif membantu masyarakat. Desa harus menjalin komunikasi yang intensif dengan Satgas Covid-19 di tingkat kecamatan, dan tingkat kabupaten. Semuanya harus saling bekerjasama dengan kompak.

“Satgas Covid-19 mulai dari tingkat kabupaten, kecamatan, sampai desa harus aktif membantu masyarakat. Posko PPKM Mikro di tingkat desa harus membantu dan memantau masyarakat yang terpapar Covid-19,” katanya.

Terakhir, Satono meminta, upaya pencegahan dan penuruan kasus Covid-19 di Kabupaten Sambas harus dilakukan secara bersama-sama antara masyarakat dan pemerintah.

“Masyarakat harus pro aktif. Jangan acuh dengan situasi sekarang. Kita harus saling bahu-membahu. Kita juga tidak boleh terpaku dengan status zona merah,” pungkasnya.

Komentar
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: