alt="banner 468x60" title="banner 468x60" width="920" height="

Polisi Jember Tangkap Penyebar Teror Wafer Isi Silet

  • Bagikan
Polisi membekuk pelaku teror sebar wafer isi silet di Jember [Foto: Suarajatimpost]
Polisi membekuk pelaku teror sebar wafer isi silet di Jember [Foto: Suarajatimpost]

PONTIANAK, insidepontianak.com – Akibat menebar teror wafer berisi silet, Aparat Kepolisian Resor Jember menangkap pelaku berinisial AB (42).

Pelaku teror yang memberikan makanan ringan berupa wafer isi silet dan benda tajam lainnya kepada anak-anak di Kabupaten Jember, Jawa Timur ini adalah warga Jalan Manggis, Kelurahan Jember Lor.

“Pelaku tinggal tidak jauh dari tempat kejadian perkara (TKP). AB ditangkap di salah satu warung di depan RSD dr Soebandi Jember,” kata Kasat Reskrim Polres Jember AKP Komang Yogi Arya Wiguna kepada Suara.com, di Mapolres setempat, Selasa (3/8/2021).

Saat diinterogasi petugas, pelaku AB mengakui perbuatannya dengan menyebarkan dan mengemas makanan ringan berupa wafer merk superstar yang di dalamnya berisi seng, kawat dan pecahan besi lainnya.

Usai pelaku ditangkap polisi, petugas Unit Resmob Satreskrim bersama anggota Polsek Patrang telah melakukan upaya pemeriksaan dan penggeledahan di rumah AB.

“Hasilnya ditemukan beberapa bahan dan alat membuat makanan yang berisi pecahan potongan benda tajam berbahaya, sehingga barang bukti itu juga diamankan polisi,” tuturnya.

Polisi telah mengamankan sejumlah barang bukti berupa lima buah makanan wafer merk Super Star yang sudah diisi potongan benda tajam berbahaya, kemudian tiga buah gunting, 1 buah tang potong, 1 buah tang catut, 1 buah toples kecil berisi seng, kawat berapa jenis paku dan bahan besi lainnya, 2 buah korek api serta 1 buah kotak tempat membuat makanan.

Peristiwa teror yang dilakukan pria tidak dikenal dengan membagi-bagikan makanan ringan yang disisipi serpihan benda tajam itu terjadi pada hari Sabtu (31/7/2021) pukul 10.30 WIB.

Saat itu di TKP ada seorang anak berusia 6 tahun yang didatangi pria tidak dikenal dan bermaksud memberikan tiga buah makanan ringan berupa wafer, namun anak tersebut enggan menerima pemberiannya.

“Karena tidak mau, pelaku melempar begitu saja ke teras rumah anak tersebut yang merupakan rumah Pak Yasin dan langsung pergi meninggalkan TKP,” katanya.

Makanan tersebut sempat ditunjukkan kepada kakaknya dan dibuka hingga dicicipi, namun kemudian memuntahkannya karena terasa ada benda keras di dalam makanan ringan itu dan beruntung anak tersebut tidak menelannya.

Komentar
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: