banner 468x60

Sambas Berlakukan PPKM Level 4, Penyekatan Dilakukan di Semelagi

  • Bagikan
Waki Bupati Sambas, Fahrur Rofi
Waki Bupati Sambas, Fahrur Rofi pimpin rapat koordinasi Satgas Covid-9 menyikapi status zona merah. Hasil rakor itu, Pemerintah Kabupaten Sambas memutuskan menerapkan PPKM Level 4. (Ist).

SAMBAS, insidepontianak.com – Pemerintah Kabupaten Sambas berlakukan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4, menyusul Sambas masuk kategori zona merah penyebaran Covid-19.

Keputusan itu diambil berdasarkan hasil rapat koordinasi Satgas Covid-19 yang dipimpin langsung Wakil Bupati Sambas, Fahrur Rofi, Rabu (4/8/2021).

Wakil Bupati Sambas, Fahrur Rofi mengatakan, pemerintah juga akan menutup sementara seluruh sekolah selama status zona merah belum berubah. Dia optimistis dalam waktu dekat, status zona merah akan segera hilang.

“Semua sekolah akan kita tutup sementara. Jadi tidak ada pembelajaran tatap muka.  Kemudian, seluruh tempat wisata juga kita tutup sementara,” katanya.

Fahrur Rofi menegaskan, pemerintah juga akan membatasi jam operasional warung kopi dan kafe, selama PPKM Level 4 diterapkan. Aktivitas yang menimbulkan keramaian seperti saprahan juga akan dihentikan sementara.

“Kita juga akan gencarkan operasi yustisi, dan memonitoring posko PPKM di desa-desa,” katanya.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sambas, Fatah Maryunani menambahkan, selama pemberlakukan PPKM Level 4, penyekatan jalan akan dilakukan di Semelagi, Kecamatan Selakau, guna membatasi mobilitas keluar masuk masyarakat.

“Kita akan memberlakukan penyekatan di pos Satgas Covid-19 di Semelagi,” jelasnya.

Sedangkan di Subah tidak dilakukan penyekatan. Alasanya karea mobilitas masyarakat di sana tidak terlalu tinggi seperti di Semelagi, meski Subah juga merupakan wilayah perbatasan.

Komentar
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: