Cegah Stunting, Wakil Wali Kota Bahasan Optimis Tim Pemkot Bekerja Optimal

  • Bagikan
Ilustrasi tinggi badan anak, tubuh pendek atau stunting. Suara.com
Ilustrasi tinggi badan anak, tubuh pendek atau stunting. Suara.com

PONTIANAK, insidepontianak.com – Mengantisipasi bertambahnya balita yang mengalami stunting, Wakil Wali Kota Pontianak, Bahasan, yakin tim percepatan pencehanan stunting di Kota Pontianak bisa optimal bekerja.

“Saya berharap berbagai upaya yang telah dilakukan tersebut kedepannya dapat dilaksanakan secara terpadu, khususnya di lokasi prioritas dan kepada sasaran prioritas,” ungkap Bahasan, belum lama ini.

banner 336x280

Stunting adalah kondisi gagalnya pertumbuhan tubuh dan otak pada anak balita yang disebabkan oleh kekurangan gizi kronis yang terjadi selama periode paling awal pertumbuhan dan perkembangan anak.

“Kerjanya kan terpadu, pastinya apa yang sudah kita lakukan bisa berhasil dalam mencegah kasus stunting,” ujarnya.

Sejauh ini, Pemkot Pontianak dalam menangani persoalan stunting sudah maksimal dengan sejumlah bantuan yang diperlukan.

Bantuan yang diberikan umumnya pemberian makanan, vitamin dan suplemen, program telur, program pekarangan hingga program makanan lokal.

Tidak hanya itu, bantuan langsung tunai serta penambahan variasi bantuan pangan beras dan makanan pendamping ASI juga diberikan.

“Saya mengapresiasi dan mendukung kegiatan rembuk stunting ini sebagai upaya dalam mencegah stunting dan antisipasi bertambahnya balita stunting,” tuturnya.

Pemkot Pontianak telah mengeluarkan kebijakan terkait hal tersebut melalui Surat Keputusan Wali Kota Pontianak Nomor 68/BAPPEDA/Tahun 2021 tanggal 4 Januari 2021 tentang pembentukan Tim Percepatan Pencegahan dan Penurunan Stunting serta Surat Keputusan Wali Kota Pontianak tentang 10 Kelurahan lokasi fokus intervensi stunting terintegrasi.

Komentar
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: