25 Hektar Lahan Disiapkan untuk Pembangunan PLBN Sungai Kelik

  • Bagikan
TINJAU - Wakil Bupati Sintang, Sudiyanto melakukan kunjungan kerja ke kawasan perbatasan untuk meninjau sejumlah proyek pembangunan yakni Jembatan Ketungua III Sungai Kelik, PLBN Suingai Kelik dan Puskesmas Jasa, Jumat (6/8/2021). (Prokopim Sintang)

SINTANG, insidepontianak.com – Wakil Bupati Sintang, Sudiyanto melakukan kunjungan kerja ke kawasan perbatasan untuk meninjau sejumlah proyek pembangunan yakni Jembatan Ketungau III Sungai Kelik, PLBN Suingai Kelik dan Puskesmas Jasa, Jumat (6/8/2021).

Sudiyanto mengatakan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Sungai Kelik ditargetkan tahun ini akan di mulai kegiatan land clearing (pembukaan lahan). Lahan yang sudah disiapkan seluas 25 hektar.

“PLBN itu sudah siap tanah 25 hektar, izin lahannyapun tidak ada masalah, tinggal proses land clearingnya lagi tahun ini, kita pemerintah sangat mensuport ya, semoga semuanya berjalan seusai rencana, karena plbn ini merupakan wajah Indonesia di perbatasan, sehingga nanti memberikan dampak bagi kemajuan daerah perbatasan, tentunya masyarakat lah yang akan merasakannya,” ujar Sudiyanto.

Sudiyanto juga meninjau atau mengecek dua titik patok batas RI-Malaysia yakni H.499/20 dan H.499/21 didampingi Danpos Satgas Pamtas Sui Kelik, Letda Inf. Dedi S. Sudiyanto pun menerima laporan, situasi di tapal batas saat ini aman dan kondusif, karena setiap bulan Satgas Pamtas Sui Kelik melakukan patroli baik mengecek patok batas dan hal-hal lainnya.

“Kondisi aman, karena setiap bulan itu di cek masalah patok-patok batas negara dan tidak ada perubahan, mereka secara rutin itu mengecek patok-patok, karena kadang tetimpa tanah longsor, kalau diubah atau di pindahkan nda ada,” beber Sudiyanto.

Danpos Satgas Pamtas Sui Kelik, Letda Inf. Dedi S mengatakan untuk pengecekan patok tapal batas memang rutin dilakukan setiap bulannya, setiap kali pengecekan diturunkan 5 orang personel Satgas Pamtas. Satgas Pamtas yang sedang menjalankan tugas saat ini di Pos Pamtas Sui Kelik yakni dari Bayalyon Infanteri 144/Jaya Yudha, Kodam II/Sriwijaya.

“Pengecekan seluruh patok tapal batas RI-Malaysia ini dilaksanaakan patroli setiap sebulan sekali, dimana setiap kali pengecekan kita menurunkan 5 orang personel. Pengecekan atau patroli ini bertujuan untuk melihat kondisi patok batas, karena sering tertimpun tanah longsor, mengalami pergeseran dan hal-hal lainnya. Situasi keamanan disini pun aman terkendali pak,” ujar Letda Inf. Dedi. (Ril)

Komentar
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: