Kenali Adab Bermedia Sosial Agar Tak Dibilang Minim Akhlak

  • Bagikan
Media Sosial juga memiliki adab atau etik yang harus ditepati
Media Sosial juga memiliki adab atau etik yang harus ditepati

PONTIANAK, insidepontinak.com – Pernah dengan ungkapan kekinian ‘Jari mu adalah Harimau mu’? Jika dulu ungkapan itu dilekatkan dengan kiasan ‘Mulut mu Harimau mu’’, kini jaman media sosial kata mulut berubah menjadi jari. Lebih tepatnya, jari mu adalah prilaku mu, yang mencerminkan pribadi dan karakter mu.

Faktanya, macam-macam perilaku orang saat menggunakan media sosial. Ada yang masih menjaga kesopanan, layaknya sedang berinteraksi di dunia nyata, akan tetapi banyak pula yang menjadi jahat ketika berada di dunia maya.

Jangan sampai kamu termasuk mereka yang disebut minim akhlak, karena tak menjaga etika ketika bermedia sosial. Untuk itu, Suara.com merangkum beberapa aturan atau adab bermedia sosial yang mesti kamu patuhi. Apa saja?

1. Jangan membagikan semua hal

Ketika menggunakan media sosial, hendaknya kamu membuat batasan. Hindari sampai terjadi oversharing, yakni membagikan sesuatu yang bersifat pribadi, penting dijaga kerahasiaannya, atau berbagai hal lain yang sebenarnya tak bermanfaat sama sekali.

Membagikan semua hal, selain bisa membahayakan, karena informasi pribadimu mudah terakses publik, juga dapat membuatmu dicap ‘lebay’, ‘norak’, atau sebutan lain yang tak mengenakkan akibat kekeliruanmu itu.

2. Memberi kritik dengan cara yang baik

Ketika kamu menemukan unggahan yang salah, hindari mencaci-maki, atau menghina. Kalaupun ingin memberi saran, lakukan dengan cara santun, layaknya kamu sedang mengkritik orang lain di dunia nyata.

Cobalah perlakukan orang lain, layaknya kamu ingin diperlakukan. Kamu bakal sakit hati, kan, kalau ada yang mengkritikmu dengan kasar, atau malah menghina?

3. Gak perlu usil untuk terus mengoreksi

Ketika ada yang salah ketik, jangan merasa tinggi dengan mengoreksi kesalahan orang lain, yang sangat mungkin hal itu tidak disengaja. Apalagi menjadikannya bulan-bulanan. Itu malah menunjukkan kualitas dirimu yang arogan, atau sok pintar.

Termasuk ketika seseorang melakukan kekeliruan penggunaan grammar. Jika berniat mengoreksinya supaya dia bisa memperbaiki diri, sampaikan dengan santun. Jangan mengejek!

4. Jangan mengganggu kenyamanan orang lain

Ketika kamu ingin mengambil gambar, atau melakukan pemotretan di ruang publik, pastikan gak mengganggu kenyamanan orang lain. Karena gak semua orang senang berfoto, dan berhak untuk merasakan ketenangan.

5. Jangan mengunggah hal-hal buruk

Setiap orang kalau mau jujur, pasti punya naluri, untuk mengetahui mana yang benar dan yang salah. Hindari mengunggah hal-hal yang kamu sadar, bahwa itu salah atau gak baik, ke media sosial. Selain bisa menyalahi aturan, juga kamu bakal dapat dosa jariyah, bila perilaku burukmu itu diikuti banyak orang.

Nah, menurutmu selain etika yang telah disebutkan tadi, hal apa lagi yang mesti kamu patuhi supaya bermedia sosial bisa memberi rasa nyaman ke setiap orang?

Komentar
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: