Arif Joni Maknai Tahun Baru Islam sebagai Hijrah Pola Hidup di Masa Pandemi

  • Bagikan
Ketua DPW PKS Kalbar, H. Arif Joni Prasetyo, ST, MT.

PONTIANAK, insidepontianak.com – Ketua DPW Partai Keadilan Sejahtera Kalbar (PKS) Kalbar, Arif Joni Prasetyo memaknai, tahun baru Islam 1443 Hijriah, merupakan hijrah pola hidup di masa pandemi.

“Hijrah 1443 tahun silam yang dilakukan Nabi Muhammad SAW, sebenarnya bukan sekedar pindah tempat dari Makkah ke Madinah. Tetapi esensinya adalah, hijrah dari jalan gelap menuju terang. Hijrah dari yang dibenci Tuhan, menuju kepada yang dicintai-Nya. Pindah dari sesuatu yang buruk kepada baik,” tutur Arif Joni, Anggota DPRD Kalbar, periode 2019-2024 kepada Insidepontianak.com, Selasa (10/8/2021).

Arif menegaskan, bila dibaca dengan kasat mata, peristiwa hijrah hanya pindah tempat. Tetapi, esensinya adalah, pindah mengantar kepada kehidupan lebih baik. Dalam artian, baik di kehidupan dunia, maupun akhirat.

“Masa pandemi ini juga, banyak diantara kita yang sadar akan Maha Kuasanya Tuhan kepada makhluknya. Sehingga makin mendekatkan diri kepada-Nya. Substansi itu adalah, menuju kepada hal baik dan positif,” kata Ketua Fraksi PKS dan PPP di DPRD Kalbar ini.

Menurutnya, para pakar memprediksi, pascapandemic Covid 19 yang melanda dunia saat ini, akan terjadi perubahan besar di dunia. Perubahan paling mendasar yang sedang orang rasakan adalah, perubahan pola hidup. Baik itu pola interaksi langsung, maupun interaksi menggunakan media komunikasi.

Perubahan itu pun turut mempengaruhi pola transaksi secara ekonomi atau pasar. Semula orang terbiasa dengan pola transaksi langsung. Saat ini, pola itu berubah jadi transaksi secara virtual.

“Untuk itu, saya berharap, perubahan perilaku positif selalu kita ikuti. Harus ada terobosan-terobosan dalam interaksi sosial, tanpa mengabaikan kesehatan,” kata Arif.

Standar protokol kesehatan akan tetap berlanjut, meski pandemi telah berakhir. Tentu saja dengan modifikasi tertentu. Yang jelas, pola hidup sehat sudah menjadi tren dan kebiasaan. Pola hidup bersih, selalu cuci tangan misalnya, dan lain sebagainya.

Interaksi sosial juga meminimalisir kerumunan. Komunikasi belajar-mengajar berubah. Hubungan kerja bisa dari rumah atau dikenal WFH (work from home). Semua ini akan mengubah pola hidup. Pola hidup lebih aman, cepat dan praktis.

Arif mencontohkan, ketika orang mesti memutuskan atau membuat suatu pilihan, apakah akan mengadakan pertemuan secara langsung atau virtual. Yang jadi pertimbangan adalah, kesehatan, efektif dan efisiennya.

“Semoga dengan tahun baru Islam 1443 Hijriah, memotivasi kita ke pola hidup lebih baik. Baik hubungan sesama manusia, maupun kepada Allah Tuhan Yang Maha Kuasa,” kata Arif Joni. (ril)

Komentar
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: