DPRD Bengkayang Dorong Guru Dapat Vaksinasi Prioritas

  • Bagikan
Martinus Khiu, Anggota DPRD Kabupaten Bengkayang Komisi C Bidang Pendidikan. Selasa (10/8/2021). Baruna
Martinus Khiu, Anggota DPRD Kabupaten Bengkayang Komisi C Bidang Pendidikan. Selasa (10/8/2021). Baruna

BENGKAYANG, Insidepontianak.com – DPRD Kabupaten Bengkayang mendorong guru dan siswa prioritas dapat vaksinasi Covid-19, selain tenaga medis yang ada.

Hal itu didorongnya agar pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) diberbagai sekolah dapat berjalan dengan baik dan lancar.

banner 336x280

Martinus Khiu, anggota DPRD Kabupaten Bengkayang Komisi C Bidang Pendidikan mengatakan, hingga saat ini, tenaga kesehatan tengah disiapkan untuk melakukan vaksinasi tahap dua.

“Bahkan informasinya mau tahap ketiga,” katanya, Selasa (10/8/2021).

Vaksinasi tersebut digencarkan sebagai komitmen pemerintah untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19 di Kabupaten Bengkayang. Apalagi, jika PTM ingin dibelakukan vaksinasi harus dipercepat.

“Selain nakes, guru juga mesti diprioritaskan dilakukan vaksinasi,” pesannya.

Sesuai rencana vaksinasi di Kabupaten Bengkayang saat ini, fokus pada tenaga medis dan pihak aparat masih menjadi prioritas.

Martinus menilai, guru adalah orang yang rentan tertular Covid-19, karena berkontak erat langsung dengan siswa.

Terlebih, pelaksanaan PTM yang diintruksikan kementrian pendidikan, salah satu syarat wajibnya adalah para tenaga ajar mesti sudah melakukan vaksinasi.

“Semoga upaya pemerintah dalam menyasar sasaran vaksinasi sesuai harapan kita bersama dan program tersebut dapat berjalan dengan semestinya,” pungkasnya.

Diketahui program vaksinasi di Kabupaten Bengkayang hingga saat ini terus berjalan. Vaksinasi telah menyasar tenaga kesehatan dan beberapa masyarakat dari berbagai kalangan divaksin secara masal, baik tahap satu dan dua. Untuk nakes ditargetkan pada Februari rampung dilaksanakan. (Baruna)

Komentar
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: