banner 468x60

Sambas Zona Oranye PPKM Level 4 Berakhir, Bupati Satono: Ayo Jadikan Zona Kuning

  • Bagikan
Bupati Satono
TINJAU - Foto Bupati meninjau vaksinasi massal di Masjid At-Taqwa Pemangkat sekaligus menyerahkan bantuan sembako kepada masyarakat, Selasa (10/8/2021). (Ist).

SAMBAS, insidepontianak.com – Kabupaten Sambas telah keluar dari zona merah resiko penularan virus corona (Covid-19). Dengan begitu, Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarat (PPKM) level 4 dihentikan. Walau begitu, Bupati Sambas, Satono ingatkan masyaraat tak lengah. Tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan.

Dalam mengendalikan pandemi semua pihak harus saling bahu membahu. Agar Sambas bisa turun lagi ke zona kuning.

“Kita bersyukur karena sudah tidak zona merah. Walaupun sudah kembali ke zona orange, kita harus berupaya menjadikan Sambas zona kuning bahkan zona hijau,” pesan Bupati Satono, Selasa (10/8/2021).

Satono mengingatkan masyarakat agar menerapkan protokol kesehatan 5M. Yakni memakai masker sebagai proteksi awal, menjaga jarak, mengindari kerumunan agar mengurangi resiko bertemu dengan orang yang terpapar Covid-19. Mencuci tangan dengan sabun, agar kebersihan diri selalu terjaga, dan mengurangi mobilitas atau aktivitas yang tidak perlu.

“Kalau misalnya tidak ada keperluan apapun sebaiknya diam dirumah saja,” ucapnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sambas, yang juga juru bicara Satgas Covid-19, Fatah Maryunani mengatakan, pengetatan protokol kesehatan masih tetap dilakukan, walau PPKM Level 4 sudah tak diterapkan lagi.

“Sesuai dengan apa yang disampaikan Bupati Sambas dan Gubernur Kalbar bahwa tidak ada lagi daerah yang masuk zona merah di Kalbar. Sambas sekarang kembali ke zona oranye dan menerapkan PPKM level 3,” katanya.

“Walaupun sudah kembali ke PPKM level 3, pengetatan prokes akan tetap dilakukan dengan gencar oleh Satgas,” tambahnya.

Komentar
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: