Lima Pembunuh Bayaran Terhadap Holil Diancam Hukuman Seumur Hidup

  • Bagikan
Rilis Kasus Pembunuhan Holil
PERLIHATKAN - Kapolres Kubu Raya AKBP Jerrold Hendra Josef bersama Kasat Reskrim, AKP Jatmiko memperlihatkan barang bukti senjata tajam yang digunakan para tersangka mengeksekusi korban bernama Holil yang ditemukan tewas bersimbah dara di pinggir Jalan Sungai Ambawang, pada Kamis 29 Juli 2021. (Ist)

PONTIANAK, insidepontianak.com – Polres Kubu Raya menjerat lima tersangka pembunuh bayaran terhadap Holil, Warga Mega Timur, Kecamatan Ambawang, Kabupaten Kubu Raya dengan Pasal 340 KUHP subsider Pasal 338 tentang pembunuhan berencana. Ancaman hukumannya seumur hidup atau pidana penjara selama 20 tahun.

“Pasal yang kita sangkakan Pasal 340 KUHP subsider 338 tentang pembunuhan berencana,” kata Kapolres Kubu Raya, AKBP Jerrold Hendra Josef Kumontoy kepada wartawan, Selasa (10/8/2021).

Kapolres memastikan, pembunuhan itu terencana. Sebab, telah dirancang matang dengan menyewa pembunuh bayaran. Otak dari pembunuhan itu adalah MI. Motifnya sakit hati karena korban berselingkuh dengan istrinya.

“Berdasarkan kronologis kejadian, kasus tersebut berawal dari perselingkuhan antara korban dengan istri tersangka  MI, sehingga muncul niat memberi korban pelajaran, ” kata Kapolres.

Namun, untuk membunuh orang yang menyelingkuhi istrinya itu, MI tak menggunakan tangannya sendiri. Dia menyewa pembunuh bayaran melalui MH. Eksekutor pembunuh bayaran itu lima orang. Dibayar Rp30 juta.

Kapolres menyebut, tersangka AJ berperan sebagai joki yang membawa motor. Sementara MR eksekutor pembunuhan. Kerja keduanya sudah dirancang FR.

Setelah matang, barulah Kamis (29/7/2021) malam pembunuhan berencana itu dilakukan. AJ dan MR membuntuti korban yang dalam perjalanan pulang. Namun, sesampainya di Jalan Parit Gaduk, Desa Mega Timur, pelaku MR mengeluarkan clurit. Korban langsung dibacok di bagian tangan dan dada.

“Akhirnya korban meninggal,” terangnya.

Selanjutnya, Satreskrim Polres Kubu Raya melakukan penyelidikan. Hasilnya, lima dari enam tersangka bisa ditangkap.

“Satu orang lainnya yang sudah kita ketahui identitasnya, masih dalam pengejaran, ” tutupnya.

Komentar
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: