SKB Kubu Raya Terpilih Selenggarakan Program Penguatan TBM

  • Bagikan
TBM di SKB di Jalan Sudirman No 45 Rasau Jaya, Kecamatan Rasau Jaya, Kabupaten Kuburaya Provinsi Kalimantan Barat terpilih untuk menyelenggarakan program penguatan TBM.(Istimewa)

KUBU RAYA, insidepontianak.com – Kesempatan emas di dapat Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kubu Raya. Pada gelombang pertama tahun 2021 terpilih oleh kemendikbud menggelarp endampingan dan workshop penguatan TBM di SKB.

Ada 435 Satuan Pendidikan Non Formal (SPNF) Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) di seluruh Indonesia. Pada gelombang pertama pendamping penguatan TBM di SKB tahun 2021 terpilih 10 lokasi. 1 dari 10 lokasi tersebut adalah Satuan Pendidikan Non Formal (SPNF) SKB Kubu Raya.

“Ini menjadi kesempatan penting dan sangat berharga bagi SKB Kubu Raya, untuk mengoptimalkan peran dan keberadaannya,” ungkap seorang pegiat literasi Ahmad Sofian, Kamis (12/8/2021).

Ahmad Sofian yang juga Pengurus Pusat Forum Taman Bacaan Masyarakat (Forum TBM) yang ditunjuk sebagai Pendamping di SKB Kubu Raya mengatakan, tidak hanya di SKB, tentunya ini kesempatan yang sangat penting bagi gerakan literasi di Kubu Raya secara umum.

“Untuk itu sayamengajak para pegiat literasi dan seluruh pemangku kepentingan untuk memaksimalkan dan memasifkan gerakan literasi di Kabupaten Kubu Raya,” tambahnya.

Ia berharap, keberadaan TBM di SKB di Jalan Sudirman No 45 Rasau Jaya I, Kecamatan Rasau Jaya, Kabupaten Kuburaya Provinsi Kalimantan Barat, menjadi salah satu ujung tombak penting dalam penguatan literasi di masyarakat. Letaknya yang sangat strategis ditambah ada dua fasilitas ruang dan sejumlah koleksi menjadi modal utama.

“Tinggal bagaimana memaksimalkan dan membuat inovasi kegiatan yang dapat melibatkan banyak pihak. Sehingga keberadaannya benar-benar berfungsi sebagai pusat pembelajaran masyarakat,” katanya.

Ia menerangkan, pelaksanaan pendampingan penguatan TBM di SKB merupakan salah satu program yang diselenggarakan oleh Direktorat Pendidikan Masyarakat Dan Pendidikan Khusus (PMPK) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) Republik Indonesia (RI).

Membangkitkan kesadaran seluruh pengelola SKB beserta perangkat SDM yang tersedia akan pentingnya literasi untuk pemberdayaan masyarakat, menjadi salah satu tujuan pelaksanaan kegiata, serta membentuk kepengurusan TBM di SKB, pendampingan pengelolaan administrasi bahan bacaan dan sarana prasarana.

“Tidak ketinggalan pendampingan penyelenggaraan layanan membaca dan peminjaman buku. Serta mengembangkan berbagai macam kegiatan literasi dan meningkatkan hubungan kerjasama antara TBM di SKB dengan berbagai pihak,” terangnya.

Setidaknya ada dua rangkaian besar program kegiatan ini. Pertama, selama tujuh hari dilakukan pendampingan. Dimulai pada 9 Agustus 2021. Kemudian setelahnya dilanjutkan dengan kegiatan workshop selama 3 hari. (Ril)

Komentar
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: