banner 468x60

Gubernur Sutarmidji Ingin Tiap Pimpinan Miliki Jiwa Inovasi

  • Bagikan
Gubernur Sutarmidji
Gubernur Kalbar, Sutarmidji sematkan tanda peserta Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan (Diklatpim) Administrator Provinsi Kalimantan Barat Angkatan I, Tahun 2021, Rabu (25/8/2021). (Ist)

PONTIANAK, insidepontianak.com – Gubernur Kalbar, Sutarmidji ingin setiap pimpinan birokrat di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalbar punya inovasi. Agar tercipta terobosan untuk percepatan dalam menyelesaikan pekerjaan.

Seorang pemimpin harus miliki wawasan. Supaya bisa berkembang. Wawasan menjadi kunci dalam membentuk integritas dan disiplin.

“Pemimpin harus miliki keinginan belajar dalam menyelesaikan sesuatu dengan cepat,” ucap Gubernur Sutarmidji, saat membuka kegiatan Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan (Diklatpim) Administrator Angkatan I Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2021, yang turut diikuti Kepala Lembaga Administrasi Negara, Adi Suryanto secara virtual, Rabu (25/8/2021).

Selain pengembangan diri, Gubernur Sutarmidji juga mengingatkan agar setiap pemimpin punya jiwa pekerja. Tak melulu membebankan ke semua staf atau bawahan. Pemimpin mesti mengayomi dan mendidik. Harus menjadi panutan.

“Pemimpin harus mampu berdiri tegak di depan orang yang dipimpin dan masyarakat yang dilayani,” pesannya.

Yang tak kalah penting, Gubernur Sutarmidji berpesan ke seluruh peserta Diklatpim, agar nantinya mampu bekerja berbasis data. Sebab, data menjadi pijakan penting untuk merumuskan seluruh program kerja. Tanpa data, mustahil keberhasilan program bisa dicapai.

“Ketika bekerja tidak berdasarkan data, maka tidak akan menemukan akhir dari tujuan,” ucap Sutarmidji.

Kepala Lembaga Administrasi Negara, Adi Suryanto menegaskan kepada seluruh peserta Diklatpim menunjukkan kompetensi diri dan membuktikan kemampuan dalam mengaktualisasikan kompetensi.

“Pada era sebelumnya, peserta yang mengikuti pelatihan kepemimpinan dapat dipastikan lulus. Tetapi, di era sekarang, peserta harus mampu menunjukkan kompetensinya,” tegas Adi Suryanto.

Dia juga mengingatkan, peserta Diklatpim Administrator mempunyai peran sebagai pemimpin birokrasi, pejabat administrator yang mampu meningkatkan kinerja organisasi serta administrasi pemerintahan.

Bila peserta tidak mampu menunjukkan kemampuannya selama pelatihan, maka bisa jadi kelulusan yang bersangkutan ditunda, bahkan bisa saja tidak lulus sama sekali.

“Oleh karena itu, dibutuhkan kerja keras dan kesungguhan dalam mengikuti pelatihan ini,” tutupnya.

Komentar
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: