Sering Keluhkan Sakit dan Tidak Bisa Tidur, YU Pilih Akhiri Hidup

  • Bagikan
YU memilih akhiri hidup dengan gantung diri. Ist
YU memilih akhiri hidup dengan gantung diri. Ist

KETAPANG, insidepontianak.com ā€“ Sesosok tubuh tergantung di salah satu pohon di Dusun Karya Bakti Desa Sungai Melayu Baru Kecamatan Sungai Melayu Rayak, Kabupaten Ketapang gegerkan warga sekitar.

Diungkapkan Kapolres Ketapang AKBP Yani Permana, melalui Kasat Reskrim Polres Ketapang AKP Primas Dryan Maestro, korban yang diduga gantung diri tersebut berkelamin laki -laki, berinisial YU.

banner 336x280

Dijelaskaanya, pada Kamis tanggal 2 September 2021, sekira Pukul 17.00 wib, dua orang warga bernama Wahyu Satria Kelana Manalu dan Bobi Marsya Kandana ingin pergi mandi di pinggiran sungai Miang.

Sesaat akan mandi, saksi Wahyu melihat di sebuah pohon karet tak jauh dari tempat mereka mandi, tergantung seseorang di dahan pohon dengan menggunakan ikat pinggang dan kondisi sudah tidak bergerak,” terang AKP Primas Dryan Maestro, Jumat (3/9/2021).

Dua saksi ini lantas memberitahukan kepada warga lainnya perihal penemuan orang gantung diri tersebut. Mendapat informasi, anggota Polsubsektor Sungai Melayu Rayak mendatangi lokasi penemuan mayat dan melakukan olah TKP, menurunkan mayat bersama warga.

Pihaknya juga melakukan koordinasi bersama tenaga medis puskesmas sungai melayu rayak dalam melaksanakan pemeriksaan visum luar untuk memastikan penyebab kematian korban.

“Saat dilakukan pemeriksaan visum luar, didapati keterangan sementara bahwa yang bersangkutan diduga bunuh diri sesuai dengan bekas ikatan tali yang mengikat di leher. Lidah menjulur keluar serta keluar cairan dari kemaluan korban diduga sperma sehingga kuat dugaan korban mati karena henti nafas di mungkinkan karena gantung diri,” jelasnya.

Dari keterangan Hardi yang merupakan rekanan korban mengatakan, sebelumnya korban sering mengeluhkan sakit dan tidak bisa tidur selama seminggu. Ia juga mengeluh ingin pulang ke kampung halaman di Sumatera.

“Keluarga korban di Sumatra untuk memberitahukan kejadian tersebut, dan pihak keluarga menerima serta menyerahkan kepada saudara Hardi untuk mengurus Jenazah korban” timpalnya. (Fauzi)

Komentar
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: