Pantai Tiga Warna : Hadirkan Snorkling hingga Nikmati Eksotika Bawah Laut

  • Bagikan
Pantai tiga warna. instagram-atpantaitigawarna
Pantai tiga warna. instagram-atpantaitigawarna

PONTIANAK, insidepontianak.com – Salah satu wisata yang tak pernah bosan adalah pantai. Pantai menjadi tempat paling efektif saat penat. Deburan ombak, pasir pantai hingga angin semilir akan efektif meringankan beban otak.

Kali ini, Suara.com akan merekomendasikan Pantai Tiga Warna. Pantai ini menjadi salah satu destinasi wisata alam di Malang yang tidak boleh terlewatkan.

banner 336x280

Berlokasi di kawasan Clungup Mangrove Conservation (CMC) tepatnya Desa Sendang Biru, Kecamatan Situarjo Malang, Pantai Tiga Warna dapat dinikmati bersama Pantai Gatra dan Pantai Clungup.

Sesuai dengan namanya, eksotisme Pantai Tiga Warna ini berasal dari gradasi air yang berwarna biru laut dan hijau yang beradu dengan pasir yang berwarna putih kemerahan.

Karena berada di wilayah konservasi, kebersihan dan keasrian Pantai Tiga Warna sampai saat ini juga masih terjaga dengan sangat baik.

Selain bisa menikmati keindahan debur ombak pantai, di sini juga tersedia fasilitas snorkling. Cukup dengan membayar Rp15.000, kamu bisa menikmati snorkeling lengkap dengan pinjaman life jacket.

Keindahan bawah laut Pantai Tiga Warna tentu tidak kalah dengan gradasi air laut dengan pasirnya.

Sebagai bentuk dukungan konservasi bakau dan terumbu karang. Setiap pengunjung di kawasan Pantai Tiga Warna akan dikenakan biaya tiket serta donasi satu pohon bakau.

Oleh karena itu lebih baik jika kamu melakukan booking terlebih dahulu sebelum ke sini, karena jumlah pengunjung pun dibatasi hanya 200 orang dalam sekali waktu.

Sebelum memasuki pantai, pengunjung akan terlebih dahulu melewati pos pemeriksaan. Di sini, benda yang berpotensi menjadi sampah akan didata. Ketika pulang, barang bawaan akan diperiksa kembali. Dan jika ada benda terdata yang tertinggal pengunjung akan dikenakan biaya sebesar Rp10.000 setiap item.

Setelah melalui pos pemeriksaan pengunjung harus melanjutkan perjalanan ke pantai dengan berjalan kaki menyusuri kawasan hutan mangrove serta beberapa pantai lainnya.

Perjalanan ke pantai juga akan ditemani seorang guide. Pelayanan ini juga dilakukan karena mereka harus memastikan kunjungan tidak melebihi durasi waktu selama 2 jam yang telah ditetapkan.

Komentar
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: