Polisi Dalami Peran 10 Orang Terkait Perusakan Masjid Ahmadiyah di Sintang

  • Bagikan
Masjid Ahmadiyah di SIntang Dirusak
Tempat ibadah Jemaah Ahmadiyah Indonesia di Kabupaten Sintang yang dirusak oleh massa, Jumat (3/9/2021). (Ist)

PONTIANAK, insidepontianak.com – Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Kalbar, Kombes Pol Donny Charles Go menyebut, 10 orang yang diamankan jajaran Polres Sintang terkait kasus perusakan masjid Ahmadiayah di Desa Balai Harapan, Kecamatan Tempunak, kini masih jalani pemeriksaan.

Donny memastikan, penyidik akan mendalami peran dari masing-masing. Mereka diamankan pada Minggu (5/9/2021) siang.

“Masih diperiksa. Setelah 24 jam baru kita tentukan statusnya,” tegasnya.

Sebagaimana diketahui, pada Jumat 3 September lalu, sejumlah massa menggeruduk masjid Ahmadiyah, di Desa Balai Harapan, Kecamatan Tempunak, Kabupaten Sintang. Massa turut membakar bangunan. Sebanyak 72 orang atau 22 KK jemaah Ahmadiyah dievakuasi.

Komentar
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: