Bagi Kalian yang Rindu Rumah, Perhatikan 5 Cara Atasi Homesick Ini

  • Bagikan
Ilustrasi anak rantau yang rindu rumah. suara.com
Ilustrasi anak rantau yang rindu rumah. suara.com

PONTIANAK, insidepontianak.com – Rindu kampung halaman ini biasanya disebut homesick. Lama menjadi perantau pastinya rasa rindu, kangen orang tersayang, terutama orang tua menjadi dilema sendiri.

Biasanya, orang homesick adalah mereka yang mencari ilmu atau mengejar cita-cita akan pekerjaan yang diinginkan. Terkadang, seseorang memang harus merasakan pengalaman hidup sebagai anak rantau. Jauh dari keluarga dan kampung halaman tentu merupakan pengalaman yang menguji keberanian kamu.

Tak jarang, karena rindu dengan rumah dan kampung halaman, serta perasaan cemas akan kondisi lingkungan yang baru ditempati membuat kamu merasakan apa yang dinamakan dengan homesick.

Sebenarnya, homesick sangat wajar dirasakan oleh anak rantau. Namun, jika berkepanjangan, hal ini tentu tidak baik untuk psikis kamu.

Berikut cara yang bisa kamu lakukan ketika sedang dilanda homesick. Suara.com merangkumnya bagi kalian yang rindu rumah.

1. Dekor kamar senyaman mungkin

Bagi kamu anak rantau yang mungkin tinggal dalam sebuah kos, kamar tidur merupakan ruangan yang sangat penting.

Selain digunakan sebagai tempat istirahat, kamar tidur juga menjadi tempat di mana kamu bisa melakukan segala aktivitas serta mengerjakan berbagai tugas.

Oleh karena itulah, agar kamu selalu nyaman dengan kamarmu, maka buatlah dekorasi yang sesuai dengan gaya kamu, agar kamu tidak mudah merindukan rumah.

2. Curhat dengan sesama anak rantau

Merindukan rumah dan keluarga memang merupakan hal yang wajar saat kamu menjadi anak rantau. Namun, dengan begitu bukan berarti kamu hanya seorang diri dan tidak ada yang menemani.

Jika butuh tempat untuk bercerita, kamu bisa curhat dengan temanmu di perantauan. Bahkan, kamu juga bisa berbagi cerita dan pengalaman sesama anak rantau.

Dengan begitu, kamu akan merasa bahwa kamu tidak sendirian dan ada orang lain yang memiliki nasib yang sama denganmu.

3. Temukan hal positif di lingkunganmu yang baru

Daripada kamu fokus dengan kesedihan akibat homesick, lebih baik kamu mencoba untuk mencari hal-hal positif dari lingkungan baru yang kamu tempati.

Kamu bisa untuk pergi ke tempat wisata dari daerah tersebut. Hal ini pasti akan sangat bermanfaat sebagai hiburan dari kepenatan akibat pekerjaan maupun tugas-tugas yang lain.

4. Cari aktivitas baru

Agar tidak teringat dengan keluarga dan kampung halaman terus-menerus, cobalah untuk mencari aktivitas baru yang tentunya bisa membantu skill kamu untuk berkembang.

Misalnya adalah dengan mengikuti kegiatan kursus bahasa atau seni. Carilah kegiatan yang sesuai dengan minat, kesukaan, serta kemampuanmu.

5. Sering menghubungi keluarga di rumah

Jika homesick menghampirimu, cara terakhir dan paling mudah untuk dilakukan adalah dengan menghubungi keluarga di rumah.

Teknologi sudah semakin canggih, kamu tidak hanya bisa untuk bertukar pesan saja, kamu bahkan bisa berbicara sambil melihat wajah dari anggota keluargamu.

Berbagilah cerita-cerita serumu selama menjadi anak rantau. Jadikan momen menghubungi keluarga sebagai ajang untuk melepaskan rindu. Dengan begitu, homesick yang kamu rasakan bisa hilang.

Sekali lagi, homesick memang sangat wajar dirasakan oleh anak rantau. Namun, jangan sampai homesick ini bisa memengaruhi kinerja dan prosesmu dalam mencari ilmu maupun meraih cita-cita.

Komentar
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: