Bupati Erlina Sebut Produktivitas Daya Ungkit bagi Pertumbuhan Ekonomi

  • Bagikan
PELATIHAN - Bupati Mempawah, Erlina membuka kegiatan pelatihan peningkatan produktivitas tahun 2021 yang diselenggarakan oleh Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kalbar, Senin (6/9/ 2021) di Aula Balairung Setia Kantor Bupati Mempawah. (MC Mempawah)

MEMPAWAH, insidepontianak.com – Bupati Mempawah, Erlina membuka kegiatan pelatihan peningkatan produktivitas tahun 2021 yang diselenggarakan oleh Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kalbar, Senin (6/9/ 2021) di Aula Balairung Setia Kantor Bupati Mempawah.

Bupati Erlina mengatakan, produktivitas merupakan konsep manajemen dengan 3 unsur yaitu efektivitas, efisiensi dan kualitas. Pengusaha tentunya ingin profit perusahaan meningkat, pekerja tentunya ingin upah yang diperoleh meningkat.

“Bagaimana agar keduanya sejalan, tentunya diperlukan peningkatan produktivitas, dengan tujuan produk lancar, kualitas tinggi, cost dapat ditekan, delivery tepat waktu, safety sampai tujuan dan moral pekerja tinggi,” ujarnya.

Sehingga, imbuh Erlina dapat dikatakan bahwa produktivitas adalah sikap yang lebih baik dari waktu ke waktu berubah untuk mencapai yang lebih baik. Hasil sebesar-besarnya dan pengeluaran sekecil-kecilnya,” sambungnya lagi.

Erlina menambahkan, produktivitas merupakan salah satu indikator penting dalam Aktivitas ekonomi, produktivitas merupakan daya ungkit bagi pertumbuhan ekonomi nasional dalam jangka panjang.

“Untuk memenuhi kebutuhan peningkatan produktivitas ada beberapa hal yang perlu dilakukan, salah satunya dengan peningkatan produktivitas tenaga kerja dan penguatan daya saing perusahaan,” katanya.

Selanjutnya kata Erlina, terkait dengan peningkatan produktivitas tenaga kerja, dapat dilakukan melalui pembangunan kesadaran pekerja akan pentingnya produktivitas, memberikan pemahaman tentang penerapan teknik-teknik atau metode peningkatan produktivitas di tempat kerja serta memelihara tingkat produktivitas yang telah dicapai.

“Saya berharap perusahaan/IKM di Kabupaten Mempawah tahun depan dapat menjadi salah satu Nominasi Tim Penilai dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kalimantan Barat pada Penilaian Penghargaan Peningkatan Produktivitas Siddhakarya,” pungkasnya.

Kepala Bidang Pelatihan Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kalbar, Muhammad Taufik, yang juga sebagai ketua pelaksana kegiatan melaporkan maksud dan tujuan adanya pelatihan, adalah untuk meningkatkan pengetahuan praktis dan keterampilan yang dibutuhkan untuk pengembangan usaha.

Selain itu, juga untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan para pelaku usaha, karyawan serta perusahaan tentang alat teknik dan metode peningkatan produktivitas untuk diimplementasikan ditempat kerjanya.

“Selanjutnya Identifikasi perusahaan/IKM yang terukur dapat meningkatkan produktivitasnya secara terus menerus,” ungkapnya.

Peserta pelatihan peningkatan produktivitas berjumlah 25 orang, berasal dari perusahaan/IKM yang ingin meningkatkan produktivitasnya.

Yakni PT Penguin Indonesia, PT Dock Bina Vista, PT Federal Internasional Finance, PT Tirta Sukses Perkasa, PT Peniti Sungai Purun, PT Kalimantan Kelapa Jaya, PT Delta Oriental Kapuas, PT Energi Unggul Persada, PT Unicoco Industries Indonesia, PT Jafpa Comfeed, PT Indofood Sukses Makmur Tbk, PT Rejeki Perkasa Sejahtera Lestari, PT Sari Pati Semudun Jaya, KSU Prima Anugrah, IKM Batik Galaherang, IKM Sabrina, IKM Aneka Kue, IKM Kerupuk Acik, IKM Kurnia, IKM Tarigat Sepang, IKM Galang Sari, IKM Kain Tenun Awan Berarak, IKM Tiga Bersaudara, IKM Bebaju, IKM Yakin Karya Baru.

“Waktu pelatihan dilaksanakan selama 5 hari bertempat di Lembaga Latihan Kerja Dinas Perindustrian Perdagangan dan Tenaga Kerja Kabupaten Mempawah,” pungkasnya. (Ril)

 

Komentar
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: