Harus Tahu! 6 Tanda Kamu Berlebihan dalam Bekerja, Wajib Istirahat!

  • Bagikan
Ilustrasi bekerja terllau diforsir mmebuat tubuh lelah dan tak baik bagi kesehatan. suara.com
Ilustrasi bekerja terlalu diforsir membuat tubuh lelah dan tak baik bagi kesehatan. suara.com

PONTIANAK, insidepontianak.com – Bekerja adalah kegiatan yang dilakukan paling sedikit satu jam berturut-turut selama seminggu. Tujuannya, membantu memperoleh pendapatan atau keuntungan.

Secara devinisi seperti itu. Mereka yang bekerja dilindungi UU dan sejumlah kebijakan yang membantu proses kerja lebih baik.

Namun, meski bekerja keras itu wajib, tapi bukan berarti harus diforsir. Karena kalau sudah berlebihan, kamu malah jadi nggak produktif akibat terlalu lelah.

Berikut Suara.com merangkum beberapa tanda kalau kamu sudah terlalu over bekerja. Yuk, kenali ciri-cirinya!

1. Saat pulang kerja, udah nggak bisa ngapa-ngapain

Ketika pulang kerja, semestinya masih punya tenaga untuk melakukan aktivitas lain. Semisal ngobrol bareng keluarga.

Akan tetapi, kalau yang sering terjadi, kamu sudah nggak bisa melakukan apa-apa lagi saat pulang kerja, saking lelahnya, maka bisa jadi pertanda beban kerjamu sudah berlebihan. Ini bahaya, kalau terjadi setiap hari. Kamu jadi nggak punya kehidupan. Isinya kerja doang.

2. Sering sakit-sakitan

Meski kamu sering memaksakan diri untuk bekerja, tapi kondisi fisik nggak bisa bohong. Badanmu akan protes, karena sudah terlalu sering diforsir. Itu berpengaruh pada kondisi imun. Terlalu lelah, membuat daya tahan tubuh lemah, jadi sering sakit.

3. Produktivitas jadi menurun

Hal lain yang menunjukkan kalau kamu sudah saat beristirahat, adalah produktivitasmu jadi menurun. Badan yang terlalu lelah, membuat kamu kesulitan konsentrasi. Pekerjaan yang semestinya mudah, jadi tampak sulit. Akibatnya, waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan satu tugas, jadi lama.

4. Kamu kesulitan menentukan mana yang harus diselesaikan lebih dulu

Terlalu banyaknya tugas yang mesti kamu selesaikan, membuatmu sampai kesulitan menentukan mana yang jadi prioritas. Karena semuanya kudu segera diselesaikan. Rasanya, tugas pekerjaanmu nggak habis-habis.

5. Rekan kerja jadi bersikap hati-hati di depanmu

Lelah fisik dan mental, bisa berimbas pada kondisi emosional. Kamu jadi sering marah-marah dan kerap bersikap nggak menyenangkan. Akibatnya, rekan kerja jadi sangat berhati-hati ketika berinteraksi denganmu.

Takut meledak-ledak, atau memberi respons yang menyebalkan. Ini jangan dibiarkan, lho. Karena bisa memengaruhi kinerjamu.

6. Sering diprotes keluarga

Ciri lainnya kalau kamu sudah terlalu berlebihan dalam bekerja, adalah sering diprotes keluarga. Mereka merasa kamu sudah jarang banget ikut berkumpul atau sekadar bercengkerama. Kehadiranmu antara ada dan tiada jadinya.

Nah, kalau sudah muncul tanda-tanda tadi, mesti segera diperbaiki, ya, pola kerjamu. Jangan berlebihan lagi, karena dampaknya akan merugikan dirimu sendiri.

Komentar
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: