Penerapan PPKM di Ketapang, Wabup Farhan Ingatkan Kerjasama Semua Pihak

  • Bagikan
Wakil Bupati Ketapang Farhan buka rapat analisis dan evaluasi satuan tugas Covid-19 Kabupaten Ketapang, di Ruang Rapat Utama Kantor Bupati Ketapang. Ist
Wakil Bupati Ketapang Farhan buka rapat analisis dan evaluasi satuan tugas Covid-19 Kabupaten Ketapang, di Ruang Rapat Utama Kantor Bupati Ketapang. Ist

KETAPANG, insidepontianak.com – Wakil Bupati (Wabup) Ketapang Farhan buka rapat analisis dan evaluasi satuan tugas Covid-19 Kabupaten Ketapang, di Ruang Rapat Utama Kantor Bupati Ketapang, Selasa (07/09/2021).

Wabup Farhan, menyampaikan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 41 tahun 2021 yang mengatur tentang penerapan PPKM level 3, 2, dan 1.

banner 336x280

“Saya harap aturan ini segera diterapkan di Kabupaten Ketapang,” pesan Farhan.

Menurutnya, PPKM dengan kriteria level seperti dalam Inmendagri ini dengan mempertimbangkan kriteria zonasi pengendalian wilayah hingga tingkat RT sangat pas untuk diterapkan di Kabupaten Ketapang yang saat ini berstatus PPKM level 2.

“Inmendagri nomor 41 tahun 2021 ini bisa menjadi acuan satuan tugas Covid-19 Kabupaten Ketapang dalam bertugas dan bertindak,” tuturnya.

Ia berharap semua pihak tetap kompak dalam menanggulangi Covid-19.

“Ketapang Peduli Ketapang sehat. Itu motto kita, makanya kerjasama semua akan meringankan kerja-kerja pemerintah,” ucapnya.

Sementara itu Kapolres Ketapang, AKBP Yani Permana berharap satuan tugas berfokus pada proses pemberian vaksinasi, dikarenakan Kabupaten Ketapang masih tertinggal dari Kabupaten lain di Kalbar.

Dalam Pemaparannya, Kapolres mengatakan untuk Kabupaten Ketapang berada pada urutan ke-14 se-Kalimantan Barat. Dengan persentase pemberian vaksinasi 8,98%.

“Untuk Satgas khususnya Dinas Kesehatan dalam hal ini Puskesmas agar segera memberikan vaksinasi kepada masyarakat umum dengan stok vaksin yang masih tersedia,” pintanya.

Lebih lanjut, dirinya akan memberikan penghargaan kepada Puskesmas karena cepat dan sukses dalam pemberian vaksinasi.

Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) tersebut berlaku sejak dari tanggal 7 September sampai dengan 20 September 2021. (Fauzi)

Komentar
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: