Hari Olahraga Nasional ke-38 : Mengulik Sejarah hingga Deklarasi Hoarnas Pertama Kali

  • Bagikan
Logo Hari Olahraga Nasional ke-38
Logo Hari Olahraga Nasional ke-38

PONTIANAK, insidepontianak.com – Sejarah panjang Hari Olahraga Nasional (Haornas) tidak lepas dari gelaran Pekan Olahraga Nasional atau PON yang menjadi awal ditetapkan Haornas.

Mengutip sejumlah sumber media, PON ke-1 di Surakarta yang digelar tanggal 9-12 September 1948 merupakan aliansi olahraga akibat atlet Indonesia gagal berlaga di dunia internasional.

Pada saat itu PORI atau Persatuan Olahraga Republik Indonesia telah menjadi KONI atau Komite Olahraga Nasional mempersiapkan atlet Indonesia untuk berlaga di kancah internasional dalam olimpiade musim panas XIV di London, Inggris pada tahun 1948.

Namun atlet Indonesia tidak dapat bertahan dan gagal ditambah PORI belum diakui sebagai anggota IOC atau International Olympic Committee. Delegasi Indonesia juga ada yang gagal berangkat karena paspor Indonesia yang belum diakui oleh pemerintah Inggris.

PON ke-1 resmi ditetapkan pada tanggal 9 September 1948 oleh Presiden Soekarno. Berangkat dari situ, baru setiap tanggal 9 September ditetapkan sebagai Hari Olahraga Nasional oleh presiden ke-2 Indonesia, Soeharto. Resminya, Haornas pertama kali diperingati pada tahun 1983.

Tema Haornas Tiap Tahun

Tema Hari Olahraga Nasional tahun 2021 adalah “Desain Besar Olahraga Nasional Menuju Indonesia Maju”.

Tahun sebelumnya, Hari Olahraga Nasional 2020 mengusung tema titik awal implementasi sport science dalam olahraga nasional.

Tahun 2020 itu, Kemenpora mengusung tema sport science sebagai tema besar Haornas. Sejumlah kegiatan dan lomba secara visual telah diadakan.

Hari Olahraga Nasional biasa diperingati dengan semarak di Indonesia. Pada 2019, Haornas diperingati dengan perayaan di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, yang diinisiasi oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga.

Selain itu, setiap tahunnya akan ada sejumlah penghargaan yang diberikan oleh Kemenpora terhadap pihak-pihak yang dianggap memberikan kontribusi bagi olahraga nasional.

Komentar
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: