banner 468x60

Komisariat Daerah Jaringan Petani Nasional Kabupaten Sambas Dikukuhkan Menteri Pertanian

  • Bagikan
Pengukuhan Pengurus Jaringan Petani Nasional Sambas

SAMBAS, insidepontianak.com – Sebanyak 230 orang petani di Kabupaten Sambas yang tergabung dalam Jaringan Petani Nasional (JPN) resmi dikukuhan oleh Meteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo secara virtual, Kamis (9/9/2021).

Guntur, diberi amanah sebagai Ketua JPN Kabupaten Sambas, bersama Sekretarisnya, Ardiansyah, menyatakan siap bersinergi dengan semua pihak, demi memajukan sektor pertanian.

“Pertama kita akan melakukan pendataan ulang poktan yang tersebar di Sambas. Kita akan berkoordinasi dengan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan. Kedua JPN ini lebih banyak beranggotakan petani milenial. Sebagian besar mereka konsen kepada tanaman holtikultura, dan ada sebagian ke tanaman pangan,” kata Guntur.

Karena banyak milenial dalam JPN, Guntur mengatakan, perbaikan sektor hulu, seperti peningkatan kualitas tanah sawah dan areal perkebunan, serta perbaikan jaringan komoditi unggulan merupakan misi utama mereka.

“Misi itu akan kita lakukan bersama Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan. JPN adalah petani yang harus melek teknologi juga, ke depan JPN akan membuat program sektor hilirisasi sesuai pesan Menteri Pertanian, JPN harus bisa memanfaatkan teknologi yang tepat guna untuk membantu petani agar lebih sejahtera,” paparnya.

Menurut Guntur, keberadaan JPN butuh dukungan besar dari kepala daerah, Satono-Rofi. Apalagi dalam visi misi kepala derah, mereka juga mengedepankan pembangunan sektor pertanian.

Sebab, sebagian besar masyarakat Sambas memang bergantung pada sektor pertanian. JPN kata dia, tentunya akan bersinergi dengan pemerintah daerah dengan fokus membuat hasil produksi yang berkualitas.

“Kita tidak hanya mengejar kuantitas, tapi juga kualitas, agar harga komoditas bisa berdaya saing dan petani sejahtera. JPN adalah wadah komunikasi petani di daerah sampai ke pusat, tentunya melalui perwakilan di setiap provinsi di bawah naungan Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP). Apalagi BPTP selama ini sangat intens berkomunikasi dengan petani di Sambas,” katanya.

Dalam kepengurusannya, tidak hanya pemerintah daerah, Guntur mengatakan JPN akan bersinergi dengan seluruh organisasi petani yang ada di Kabupaten Sambas. Sehingga apa yang disampaikan Satono-Rofi  dalam visi misinya menjadikan Sambas Berkemajuan bisa tercapai dan swasembada pangan di Sambas bisa terwujud.

Komentar
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: