banner 468x60

Bantuan Mengalir untuk Korban Kebakaran di Desa Semparuk Kuala

  • Bagikan
Penyaluran Bantuan Korban Kebakaran di Semparuk Kuala
BPKS Gerakan Bersama Semparuk menyalurkan bantuan kepada korban kebakaran di Desa Semparuk Kuala, Sambas, Jumat (10/9/2021) sore. (Yak/Insidepontianak.com)

SAMBAS, insidepontianak.com – Bantuan mulai mengalir kepada korban kebakaran di Desa Semparuk Kuala, Kecamatan Semparuk, Kabupaten Sambas. Salah satunya dari relawan Badan Pemadam Kebakaran Swasta (BPKS) Gerakan Bersama Kecamatan Semparuk, Jumat (10/9/2021).

Sebelumnya, dua unit rumah milik Suriadi dan Satudin di RT 15 Desa Semparuk Kuala rata dengan tanah usai dilahap jago merah pada Kamis (9/9/2021) pagi. Prihatin dengan kondisi korban kebakaran yang kehilangan harta benda, Ketua BPKS Gerakan Bersama Semparuk, Uray Dadang membuka posko bantuan di markas pemadam kebakaran.

“Alhamdulilah kita mendapat beberapa sumbangan dari para dermawan berupa sembako, pakaian sekolah, uang tunai dan lain-lain. Sumbangan itu langsung kita salurkan kepada korban kebakaran. Kita berterimakasih kepada dermawan yang menyumbang langsung ke posko kita di markas pemadam kebakaran,” kata Uray Dadang.

Sementara itu, Kepala Desa Semparuk, Effendi Haji Juhdi yang turut serta dalam penyaluran bantuan tersebut mengatakan, para korban kebakaran masih sangat membutuhkan uluran tangan para dermawan. Apalagi mereka bukanlah keluarga yang berada.

Dia berharap, dengan adanya bantuan yang disalurkan oleh pemadam kebakaran tersebut, bisa menjadi pancingan bagi dermawan lain atau lembaga apapun yang ingin memberi bantuan kepada korban kebakaran tersebut.

“Mudah-mudahan penyaluran bantuan kepada korban kebakaran hari ini bisa memotivasi dermawan yang lain agar turut membantu. Karena korban kebakaran ini masih banyak memerlukan uluran tangan kita,” katanya.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Darah (BPBD) Kabupaten Sambas, Yudi saat dikonfirmasi mengatakan pemerintah daerah melalui BPBD juga akan segera menyalurkan bantuan. Untuk sementara, petugas BPBD sudah turun ke lokasi untuk melakukan peninjauan langsung.

“Untuk sementara kita belum menyalurkan bantuan karena menunggu data dari desa. Kita buatkan laporan dan proposalnya dulu sebagai dasar menyalurkan bantuan. Kalau dari desa bisa cepat, cepat juga kita proses,” katanya.

Komentar
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: