Diam-diam Temui MS, Pelaku Pelecehan Seksual di KPI Minta Damai?

  • Bagikan
Kasus pelecehan seksual dan perundungan di KPI. suara.com
Kasus pelecehan seksual dan perundungan di KPI. suara.com

PONTIANAK, insidepontianak. com – Diam-diam, lima terduga pelaku pelecehan pegawai Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) ini menemui korban MS, untuk meminta damai.

Upaya perdamaian dan pencabutan laporan polisi itu dibahas dalam pertemuan secara sembunyi antara korban dan kelima pelaku di kantor KPI, Gambir, Jakarta Pusat.

Hal ini diungkapkan oleh kuasa hukum MS, Rony E Hutahean. Rony menyebut pertemuan itu terjadi pada Rabu, 7 September 2021 lalu.

“Setelah pulang dari Komnas HAM dan LPSK kami kehilangan komunikasi dengan klien beberapa jam, ternyata beliau menginformasikan bahwa dia berada di KPI dan melakukan pertemuan atas undangan kelima terduga pelaku untuk membicarakan tentang rencana perdamaian,” kata Rony kepada suara.com, Kamis (9/9/2021).

Rony mengemukakan, berdasar informasi yang diterima MS, kelima terduga pelaku tersebut meminta kliennya untuk berdamai dengan beberapa syarat. Beberapa syarat di antaranya, yakni MS diminta mencabut laporan polisi dan meminta maaf kepada kelima terduga pelaku.

“Sehingga klien kami itu merasa tidak bersedia dan menyatakan, ‘kok dia yang meminta maaf orang saya menjadi korban’,” tuturnya.

Kendati begitu, Rony belum mengetahui terkait dugaan adanya tekanan yang dilakukan kelima terduga pelaku terhadap kliennya. Namun, dia sendiri merasa janggal atas adanya pertemuan tersebut lantaran dirinya tak turut dilibatkan.

Di sisi lain, Rony menduga kelima terduga pelaku ini sengaja memanfaatkan kondisi psikologis korban yang tidak stabil. Pasalnya, Rony sendiri tak memungkiri kliennya masih merasa traumatik atas kejadian buruk yang dialaminya.

“Kami duga dimanfaatkan untuk melakukan rencana perdamaian. makanya kami berharap bisa ketemu besok pagi dengan MS untuk informasikan atau bertanya kepada klien kami bagaimana rencana perdamaian yang dimaksud,” ujar Rony.

“Dan kami rencana besok pagi mau ke Polres dan salah satu rumah sakit waktu dia (MS) diperiksa atas traumatiknya,” pungkas Rony.

Komentar
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: