banner 468x60

Komnas HAM Minta Pengganti Panglima TNI, Miliki Komitmen Penegakkan HAM

  • Bagikan
Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto. [ANTARA]
Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto. [ANTARA]

PONTIANAK, insidepontianak.com – Tak lama lagi, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto memasuki masa pensiun November 2021. Presiden pun diminta berhati-hati dalam pemilihan sosok penggantinya.

Menurut Komisioner Pemantauan dan Penyelidikan Komnas HAM, Choirul Anam, sejumlah tantangan bagi sosok Panglima TNI yang baru nantinya.

Tantangan pertama ialah soal penegakkan HAM yang tidak harus menggunakan kekerasan. Choirul menilai kalau penegakkan HAM itu jangan dibayangkan seperti kebutuhan militer tempo dulu di mana kerap menggunakan kekerasan. Meski demikian, bukan berarti praktik kekerasan dalam penegakkan HAM itu benar-benar hilang pasca reformasi.

“Ini banyak kasus yang sifatnya enggak seperti di Orde Baru karena peran dan fungsi TNI sudah sebagian besar diambil alih oleh kepolisian sehingga model-model seperti zaman Orde Baru itu sudah sangat minim, tapi bukan berarti enggak ada kasus, kecuali di daerah hotspot, itu kayak Papua,” kata Choirul dalam diskusi publik bertajuk Pergantian Panglima TNI dan Transformasi TNI secara daring, dikutip Suara.com, Kamis (9/9/2021).

Masih terkait dengan penegakkan HAM, Choirul mengungkap rendahnya sikap kooperatif yang ditunjukkan prajurit aktif hingga pensiunan TNI saat dipanggil oleh Komnas HAM untuk dimintai keterangan terkait kasus pelanggaran HAM masa lalu.

“Bahkan bagi yang sudah pensiun, yang sudah pensiun pun tidak semua mau datang,” ujarnya.

Hal itu disebabkan sulitnya mendapatkan perizinan dari Kementerian Pertahanan (Kemhan) dan lain sebagainya karena kasus yang terkait itu bersifat masa lalu. Ia menyayangkan karena tidak ada satu kebijakan yang kuat untuk membuat para prajurit atau pensiunan TNI menjadi kooperatif.

“Jadi tidak dicerminkan dengan satu komitmen terhadap penegakkan HAM khususnya dalam konteks pelanggaran HAM yang berat.”

Komentar
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: