Pinjam Dana PEN, Fransiskus: Ini untuk Bangun Infrastruktur Bengkayang Lebih Baik

  • Bagikan
Ketua DPRD Kabupaten Bengkayang, Fransiskus. Baruna
Ketua DPRD Kabupaten Bengkayang, Fransiskus. Baruna

BENGKAYANG, insidepontianak.com – Ketua DPRD Kabupaten Bengkayang menanggapi Pinjaman PEN daerah yang diajukan Pemkab Bengkayang Kepada PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) senilai Rp250 Milyar.

Fransiskus menyebut, sistem pinjaman tersebut tidak melalui DPRD dan sifatnya hanya pemberitahuan.

Kata Frans, mulanya pinjaman tersebut diajukan sebesar Rp500 Milyar. Namun, karena APBD tak mampu menutupi pembiayaan setiap tahunnya. Angka pinjaman yang diberikan menjadi Rp250 milyar.

“Hal tersebut sudah diajukan bupati dan sudah disetujui pihak yang bersangkutan,” terangnya, Jumat (10/9/2021).

Ketua DPRD Kabupaten Bengkayang tersebut menegaskan, DPRD dalam hal ini tidak ada hak menolak ataupun menerima. Pasalnya, dalam hal ini sifatnya hanyalah pemberitahuan yang disampaikan oleh Pemkab Bengkayang kepada lembaga DPRD Bengkayang.

Dikatakan Frans, pinjaman Rp250 milyar dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) tersebut, direncanakan pengembalian hutang atau pinjaman dalam kurun waktu 8 tahun melalui dana APBD dengan berbagai ketentuan dan kesepakatan yang telah ditentukan.

Dirinya menginginkan, dengan langkah Pemkab Bengkayang tersebut. Tak hanya hutang yang ditanggung oleh semua masyarakat. Melainkan manfaatnya dapat dirasakan.

Terkait hal tersebut, Ketua DPRD kabupaten Bengkayang, Fransiskus mengatakan, pinjaman PEN daerah yang diajukan pemkab tersebut dengan dasar hukumnya Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 2020 tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 2020.
Dan Tentang Pelaksanaan Program Pemulihan Ekonomi Nasional Dalam Rangka Mendukung Kebijakan Keuangan Negara Untuk Menangani Pandemi Covid-19.

Serta Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor: 105/PMK.07/2020 tentang Pengelolaan Pinjaman Pemulihan Ekonomi Nasional Untuk Pemerintah Daerah.

“Semoga keputusan dan langkah pemkab dalam membangun infrastruktur di Kabupaten Bengkayang dapat terealisasi dengan baik,” tutupnya. (Baruna)

Komentar
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: