banner 468x60

Wabup Fahrur Rofi Minta Perusahaan yang Berinvestasi di Sekitar Kebun Raya Sambas Beri Kontribusi

  • Bagikan
Wabup Fahrur Rofi
WAWANCARA - Wakil Bupati Sambas, Fahrur Rofi diwawancarai usai mengikuti kegiatan pelantikan pengurus Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) masa bakti 2021-2026 di Pendopo Bupati Sambas, Sabtu (7/8/2021). (Ist).

SAMBAS, insidepontianak.com – Kebun Raya Sambas, di Desa Sabung, Kecamatan Subah, akan segera diluncurkan oleh pemerintah. Rencananya, peluncuran tersebut akan dilaksanakan November 2021. Untuk mendukung itu, Wakil Bupati Sambas, Fahrur Rofi mengatakan, akses jalan menuju Kebun Raya Sambas harus segera dibangun.

Kebun Raya Sambas adalah program nasional pemerintah pusat dan kabupaten. Oleh karenanya kata Rofi, Pemkab Sambas meminta setiap perusahaan yang menanam modal di sekitar lokasi sekitar Kebun Raya harus mendukung percepatan pembangunan melalui program Corporate Sosial Responsibility (CSR).

“Berdasarkan hasil rapat bersama stakeholder terkait, kita sudah mematok peluncuran Kebun Raya Sambas akan dilakukan bulan November. Saat ini, kita masih menjalin komunikasi dengan perusahaan sekitar, untuk meminta sumbangsih mereka melalui CSR guna menyukseskan program nasional tersebut,” kata Fahrur Rofi, Minggu (12/9/2021).

Rofi berharap, sejumlah perusahaan yang berinvestasi di sekitar Kebun Raya Sambas bisa memberikan kontribusi. Terutama dalam membangun akses jalan. Beberapa perusahaan sudah memberikan lampu hijau terkait permintaan bantuan melalui kucuran dana CSR tersebut.

“Perusahaan harus membantu meringankan beban pemerintah dalam mewujudkan Kebun Raya Sambas melalui CSR mereka. Ruas jalan yang perlu perbaikan dari jalan protokol ke lokasi di sana sekitar enam kilometer. Rusak berat ada sekitar enam ratus meter, karena lokasi rawa-rawa yang perlu banyak timbunan,” katanya.

Rofi mengatakan, akses jalan menuju Kebun Raya Sambas akan menyebrangi sungai. Pemkab Sambas sudah berkomunikasi dengan Pemprov Kalbar untuk meminjam jembatan bailey. Lebar sungai itu sekitar lebih kurang 200 meter.

“Jadi jembatan bailey itu nanti kita pakai untuk menyatukan antara Kebun Raya dan akses jalan utama. Sungainya cukup lebar sekitar 200 meteran. Tapi kita lihat nanti bagaimana teknis yang mengaturnya. Mudah-mudahan semua lancar,” tutupnya.

Komentar
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: