Menkue Ungkap Dana Pemda Mengendap di Bank Capai Rp173,73 Triliun

  • Bagikan
Menkue Sri Mulyani
Menteri Keuangan Sri Mulyani. (suara.com/Adrian Mahakam)

JAKARTA, insidepontianak.com – Menteri Keuangan, Sri Muyani mengungkapkan, jumlah dana simpanan pemerintah daerah yang masih mengendap di bank per Juli 2021 mencapai Rp173,73 triliun.

Menurutnya, pola belanja APBD yang masih business as usual dan tertumpu di triwulan keempat mendorong terjadinya idle cash di daerah.

banner 336x280

“Pada Juli 2021 ada Rp173,73 triliun dana pemerintah daerah yang tersimpan di perbankan,” kata Sri Mulyani, dalam rapat kerja beresama Komisi XI DPR, Senin (13/9/2021) sebagaimana dilansir dari Suara.com.

Menurutnya, bila  penyaluran dana dilakukan pemerintah delbih lebih cepat, tentu efek yang dirasakan bagi ekonomi masyarakat daerah juga akan lebih terasa.

“Harusnya kita harapkan langsung bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Situasi ini betul-betul menjadi salah satu yang menjadi concern bersama,” ucapnya.

Sri Mulyani juga menyampaikan, pemerintah pusat sudah melakukan desentralisasi fiskal sejak 2004. Tapi, tata kelola penyelenggaraan keuangan pemerintah daerah belum optimal hingga sekarang.

“Hal ini diakibatkan oleh kualitas belanja daerah yang belum optimal,” kata dia.

Dengan belum optimalnya kapasitas daerah, mengakibatkan makin sulit pencapaian tujuan bernegara, sementara sumber daya juga sudah didelegasikan kepada daerah. Misalnya, urusan pendidikan yang kewenangannya sudah diberikan kepada pemerintah daerah.

“Apabila daerah tidak dapat melaksanakannya dengan baik, maka dampaknya akan terasa pada jenjang pendidikan yang lebih tinggi, dan tentu akhirnya kualitas SDM Indonesia hari ini dan ke depan,” pungkasnya.

Komentar
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: