banner 468x60 banner 468x60

Warga Antusias Ikuti Vaksinasi di Puskesmas Siduk Kayong Utara

  • Bagikan
Vaksinasi di Puskesmas Siduk
Polres Kayong Utara menggelar vaksinasi di Puskesmas Siduk Kecamatan Sukadana Kabupaten Kayong Utara, Selasa ( 14/9/2021). (Ist)

KAYONG UTARA, insidepontianak.com – Polres Kayong Utara terus menggencarkan program vaksinasi kepada warga. Kegiatan vaksinasi Covid-19 ini misalnya digelar di Gerai Vaksin Presisi Polres Kayong Utara di Puskesmas Siduk, Kecamatan Sukadana Kabupaten Kayong Utara, Selasa (14/9/2021).

Kegiatan vaksinasi itu dilaksanakan secara serentak di seluruh jajaran Polda Kalbar dan dimonitor langsung oleh Irwasum Polri melalui Vidcon.

Kapolres Kayong Utara AKBP Bambang Sukmo Wibowo mengatakan, dalam rangka mengoptimalkan kegiatan vaksinasi di Provinsi Kalimantan Barat, Mabes Polri melakukan pengawasan dan pendampingan pelaksanaan program gerai vaksinasi presisi yang telah digelar mulai bulan Juni 2021 lalu.

Khusus Kabupaten Kayong Utara, usia produktif yang menjadi target vaksinasi, baru mencapai 15,66 persen.

Oleh karena itu, Polres Kayong Utara bersama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Kayong Utara terys melakukan vaksinasi massal pada komunitas masyarakat, dengan terorganisir sebagai imbangan dari kegiatan vaksinasi yang telah dilaksanakan terjadwal pada puskesmas yang ada.

“Komunitas terorganisir dimaksud adalah, buruh perusahaan, sekolah, instansi dan organisasi masyarakat,” Jelas AKBP Bambang Sukmo Wibowo.

Menurutnya, antusias masyakarat di Kayong Utara untuk mendapatkan vaksin sangat tinggi. Terbukti, pada kegiatan vaksinasi di Puskesmas Siduk, masyarakat berbondong-bondong datang mendaftarkan diri.

“Kami berharap, percepatan vaksinasi Covid-19 di Kayong Utara bisa menyasar ke seluruh masyarakat supaya bisa terjadi kekebalan komunal. Sehingga pandemi bisa berakhir,” harapnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Kayong Utara, Effendi Ahmad mengajak masyarakat sukseskan vaksinasi Covid-19 yang kini gencar dilakukan pemerintah, meski Kayong Utara saat ini sudah berada pada zona kuning atau dengan tingkat ketertularan Covid-19 rendah.

Wabup Effendi menilai, dengan perubahan zonasi zona kuni ini, menunjukkan keberhasilan program vaksinasi. Di sisi lain, masyarakat juga semakin memahami kondisi pandemi, dengan semakin disiplin mematuhi protokol kesehatan dalam beraktivitas. Salah satunya tidak abai memakai masker.

“Tingkat kesadaran masyarakat sudah makin tinggi, pemahaman mereka tentang Covid-19 sudah ada. Intinya masyarakat mau divaksin, gencar vaksin. Jadi kita kampanye vaksin,” tutupnya.

Komentar
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: