Berupaya Tingkatkan Perekonomian, Pemkab Kubu Raya dan PPSW Adakan Pelatihan bagi Disabilitas

  • Bagikan
PELATIHAN - Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan menyampaikan sambutan pada kegiatan pelatihan bagi penyandang disabilitas di Kubu Raya, Selasa(14/9/2021) di Aula Kantor Bupati Kubu Raya. Pelatihan ini sebagai upaya penguasaan teknologi informasi dan komunikasi untuk meningkatkan perekonomian para penyandang disabilitas. (Prokopim Kubu Raya)

KUBU RAYA, insidepontianak.com – Pemerintah Kabupaten Kubu Raya bersama Pusat Pengembangan Sumber Daya Wanita (PPSW) memberikan pelatihan bagi penyandang disabilitas di Kubu Raya, Selasa(14/9/2021) di Aula Kantor Bupati Kubu Raya. Pelatihan ini sebagai upaya penguasaan teknologi informasi dan komunikasi untuk meningkatkan perekonomian para penyandang disabilitas.

Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan melalui pelatihan ini, akan menjadi program perluasan kesempatan ekonomi melalui peningkatan penguasaan teknologi informasi dan komunikasi, terutama bagi  yang berkebutuhan khusus.

“Mungkin saudara-saudari kita (disabilatas) selama ini termarginalkan, untuk itu kita sangat mengapresiasi Langkah dan upaya yang digerakkan oleh PPSW ini,” kata Muda Mahendrawan

Menurut Muda program ini tentunya memberikan kesempatan yang sama kepada para pemuda, terutama untuk perempuan dan kelompok disabilitas agar semakin maju dan berkembang.

“Melalui program PPSW ini, diharapkan mereka (disabilitas) bisa mengakses teknologi digital dalam rangka peningkatan taraf hidup melalui pelatihan dan pendampingan,” tuturnya.

Bupati Muda memaparkan para disabilitas ini memang harus mendapatkan empati. Namun, tidak hanya itu, akan lebih baik, jika mereka mendapatkan apa yang bisa dilakukan, untuk membuat mereka bisa mandiri, bergerak dan berdaya.

“Terutama keinginan untuk para penyandang disabilitas mendapat perhatian dan kesempatan berbuat dan terlibat dalam pembangunan Kubu Raya. Kami menggandeng PPSW ini, agar mereka (disabiltas) dapat mengembangkan diri dengan permasalahan ekonomi mereka,” kata Muda.

Direktur PPSW Borneo Reny Hidjazi mengatakan, pihaknya akan mematangkan program dengan menggandeng pemerintah desa maupun pihak lainnya agar penyandang disabilitas yang tidak terdata dalam kelompok bisa diikutsertakan dalam kegiatan.

“Kita akan menggandeng berbagai pihak, agar program ini bisa berjalan dengan baik,” katanya.

Reny menambahkan, pelatihan untuk perluasan akses informasi, layanan, pengetahuan dan peluang ekonomi yang tersedia terhadap kelompok-kelompok penerima manfaat.

“Terutama untuk memperluas kesempatan kerja dan usaha serta pengembangan usaha yang sedang dijalankan,” katanya. (Ril)

Komentar
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: