Petani Milenial Sambas Siap Wujudkan Wacana Ekspor Satu Juta Ton Buah Naga

  • Bagikan
Petani Pemuda Berkemajuan Sambas
Kepala BPTP Kalbar, Rustan Massinai bersama petani buah naga di Kecamatan Jawai, Kabupaten Sambas. (Ist)

SAMBAS, insidepontianak.com – Petani Muda Berkemajuan (PMB) Kabupaten Sambas siap mendukung wacana ekspor satu juta buah naga yang menjadi program Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Kalbar.

Ketua PMB, Ardiansyah mengatakan, komoditas ekspor buah naga sangat menjanjikan. Saat ini, petani buah naga di Desa Sarang Burung Danau, Kecamatan Jawai, sedang berupaya meningkatkan jumlah produksi.

“Kami mendengar langsung dari Kepala BPTP Kalbar, Bapak Rustan Massinai soal wacana ekspor buah naga. Kami di PMB yakin ke depan bisa mewujudkan itu karena di Desa Sarang Burung Danau, Jawai, ada dua hektar kebun buah naga milik anggota PMB,” katanya, Rabu (15/9/2021).

Ardiansyah meyakini, peluang besar bagi petani milenial di Sambas untuk membudidayakan buah naga ke depannya. Dengan dukungan dari BPTP Kalbar, meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi agar memenuhi standar ekspor bukan hal yang mustahil.

“Jika lahan dua hektar tidak cukup untuk menciptakan hasil produksi yang bisa di ekspor ke luar negeri. Kita siap perluas lahan dengan memberdayakan anggota PMB. Kita yakin ekspor buah naga bisa terwujud,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Jawai, Dharma Irawan saat dikonfirmasi mengatakan, potensi buah naga di Desa Sarang Burung Danau memang sangat menjanjikan.

“Budidaya buah naga bisa menjadi peluang usaha di sektor pertanian bagi generasi milenial. Saya melihat, teman-teman di PMB sangat bagus dalam membaca peluang. Apalagi BPTP Kalbar mewacanakan ekspor satu juta buah naga. Saya yakin Desa Sarang Burung Danau di Jawai bisa jadi salah satu sumbernya,” katanya.

Komentar
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: