banner 468x60 banner 468x60

Polisi Dalami Dugaan Kasus Penggelepan Direktur PT SBI

  • Bagikan
Djoko
Mantan Direktur Operasional PT SBI, Djoko. (Ist)

KETAPANG, insidepontianak.com – Kepolisian Resort (Polres) Ketapang, tengah memproses dugaan penggelapan modal usaha yang diduga dilakukan Direktur PT Sukses Bintang Indonesia (SBI), Edy Gunawan. Sebelumnya, Edy dilaporkan atas dugaan penggelapan modal usaha sebesar Rp1 miliar.

Kapolres Ketapang, melalui Kasat Reskrim, AKP Primas Dryan Maestro membenarkan kalau pihaknya telah menindaklanjuti laporan pelapor Djoko terkait dugaan penggelapan modal usaha milik pelapor.

“Kita sudah lakukan pemeriksaan dan melengkapi keterangan-keterangan dari pelapor,” kata Primas, Kamis (16/9/2021).

Dia memastikan, akan memanggil pihak-pihak terkait lainnya termasuk para saksi dan terlapor, dalam hal ini Direktur PT SBI, untuk memproses laporan kasus dugaan penggelapan tersebut

“Nanti kita akan jadwalkan untuk pemanggilan para pihak,” tegasnya.

Sementara itu, mantan Direktur  Operasional PT SBI, Djoko mengaku dirinya telah dipanggil ke Mapolres Ketapang terkait laporan dugaan penggelapan modal usaha miliknya yang diduga dilakukan Direktur PT SBI, Edy Gunawan.

“Hari selasa kemarin saya sudah dimintai keterangan soal laporan saya terhadap Edy Gunawan,” akunya.

Djoko mengatakan, agenda pemanggilan dirinya ke Polres Ketapang untuk memberikan keterangan terkait kronologis  penggelapan yang dialaminya.  Sebab, dirinya merasa ditipu karena hingga kini modal usaha awal yang diberikan tak kunjung dikembalikan.

“Seperti yang saya sampaikan beberapa waktu lalu, kalau apa yang saya lakukan ini karena itikad baik saya meminta modal dikembalikan tidak kunjung dilakukan oleh Edy. Selain modal tidak kembali, saya juga tidak pernah diberikan keuntungan oleh Edy,” paparnya.

Untuk itu, dirinya berharap, persoalan ini bisa diproses hukum agar apa yang menjadi haknya bisa kembali dan kesalahan yang diperbuat terlapor bisa di proses secara hukum jika nantinya terbukti bersalah.

“Saya menyerahkan dan percaya sepenuhnya kepada penyidik dalam menangani kasus ini,” pungkasnya.

Komentar
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: