banner 468x60 banner 468x60

Sindikat Panjual Madu Palsu Dibekuk, Tipu Korban hingga Puluhan Juta

  • Bagikan
Barang bukti madu yang diduga palsu diamankan. Ist
Barang bukti madu yang diduga palsu diamankan. Ist

KETAPANG,insidepontianak.com – Satuan Reskrim Polres Ketapang, menangkap tiga terduga pelaku madu palus berinisial MRS (25), SAJ (34) dan MSS (45).

Ketiganya diamankan di Kecamatan Benua Kayong, Kabupaten Ketapang, pada Kamis (16/9/2021) kemarin.

Kapolres Ketapang AKBP Yani Permana melalui Kasat Reskrim AKP Primastya, menjelaskan pengungkapan bermula saat korban Komariah (56) melaporkan kejadian penipuan madu palsu pada sabtu 11 september 2021.

Kata korban, ada dua pria menawarkan madu kepada korban dengan harga 350 ribu rupiah per kilo, salah satunya tersangka MRS.

MRS disinyalir adalah sindikan penjual madu palsu. Ini diperkuat dengan dua orang laki laki datang ke rumah korban. Mengaku dari Jakarta dan bernama Chandra dan ingin mencari madu dengan jumlah banyak kepada korban.

Korban menghubungi MRS, untuk menyiapkan madu. Pelaku datang membawa 11 jerigen madu dengan berat total 272 Kg. Komariah membayar kontan uang senilai Rp95.200.000 .

Tanpa curiga, korban menghubungi Chandra. Mengabarkan madu telah siap. Chandra tidak bisa datang dan mengutus rekannya untuk mengecek keaslian madu yang akan dijual korban.

Madu di cek, dan mengklaim madu tersebut asli. Chandra lantas meminta korban kembali menyiapkan stok madu lebih banyak lagi, yang direspon korban dengan membeli lagi 191 Kg madu milik MRS seharga Rp 66.850.000.

Anehnya, saat dihubungi akan kesiapan madu yang sudah ia beli, Chandra tak merespon. Korban curiga. Madu pun diperiksa secara teliti. Barulah korban mengetahui madu yang ia beli palsu. Sadar dirinya sudah menjadi korban penipuan.

“Satu orang pelaku lainnya juga ditangkap di Kecamatan Rasau Jaya oleh Polsek Rasau Jaya Polres Kubu Raya berinisial FR. Saat ini sedang dijemput Anggota Reskrim Polres Ketapang,” tutur Kasat Reskrim AKP Primastya.

Sejumlah barang bukti berhasil diamankan. Diantaranya 19 Jerigen madu diduga palsu. Uang tunai Rp.28.800.000. Empat buah gelang emas. Satu Buah ATM dan buku tabungan BRI berisi Rp.56.600.757, dan satu unit mesin cuci merek SHARP.

Para pelaku ini dijerat dengan Tindak Pidana Penipuan dan atau Perlindungan Konsumen dan atau Pangan dengan ancaman hukuman lima tahun penjara dan denda Rp 10 miliar. (Fauzi)

Komentar
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: