banner 468x60 banner 468x60

Kerap Diterjang Banjir, Warga Rusak Pekerjaan Rehabilitasi Jaringan Irigasi di Dusun Tanjung Belimbing

  • Bagikan
IRIGASI - Kondisi rehabilitasi jaringan irigasi di Dusun Tanjung Belimbing yang dibongkar warga karena diduga sebagai penyebab banjir. (Fauzi)

KAYONG UTARA, insidepontianak.com – Puluhan warga Dusun Tanjung Belimbing, Desa Pangkalan Buton menyatakan penolakan pekerjaan rehabilitasi jaringan irigasi di bidang Sumber Daya Air (SDA) PUPR Kayong Utara Tahun Anggaran 2020 lalu.

Kepala Desa Pangkalan Buton Anshari mengatakan sekitar 50 warga menandatangani tandatangan menolak pekerjaan tersebut. Warga pun melakukan pengrusakan di beberapa titik pekerjaan rehabilitasi yang menelan anggaran sekitar 1,8 miliar, karena kerap terendam banjir, diduga pekerjaan rehabilitasi yang salah perencanaan.

“Betul (dirusak). Alasan mereke rumah mereke kebanjiran. Ada lebih dari 50 warga yan menandataangani persetujuan untuk membongkar bangunan tersebut,” terang Anshari saat dikonfirmasi melalui telephone, Senin (20/9/2021).

Ia mengatakan, sebelumnya pihaknya sudah menyampaikan keluhan warga tersebut kepada Dinas PUPR, khususnya di Bidang SDA, namun hingga sampai saat ini belum ada jawaban. Bahkan sebelumnya juga, Ketua DPRD Sarnawi bersama pihak Dinas PUPR meninjau lokasi irigasi tersebut, dan berjanji mencarikan solusi bagi warga yang terdampak banjir, namun hingga saat ini tidak ada solusi yang diberikan, sehingga warga mengambil langkah membongkar beberapa bangunan irigasi, dengan harapan pemukiman rumah mereka tidak lagi kebanjiran.

“Sebelumnya saya sudah koordinasi sama Kabid (Kepala Bidang SDA) yang baru, Hery Sapuan, kalau di lokasi tersebut sering kebanjiran, dan saya minta solusi sama beliau, kmudian beliau mau koordinasi sama Plt Kepala Dinas PU, namun sampai sekarang belum ada info dari beliau,” ungkap Anshari.

Sementara itu, saat dikonfirmasi Kepala Bidang SDA PUPR Kayong Utara Hery Safuan melalui pesan WhatsApp,hingga berita ini diterbitkan, belum menjawab pesan. (Fauzi)

Komentar
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: