banner 468x60 banner 468x60

Dinkes dan KB Singkawang Gelar Sosialisasi dan Pemeriksaan Kebugaran Jasmani

  • Bagikan
SOSIALISASI - Dinas Kesehatan dan KB Kota Singkawang menggelar sosialisasi dan pemeriksaan kebugaran jasmani instansi Pemerintah dan Swasta di Aula Dinas Kesehatan dan KB kota Singkawang, Rabu (22/9/2021). (MC Singkawang)

SINGKAWANG, insidepontianak.com – Kebugaran jasmani menjadi salah satu modal yang mendorong produktivitas kinerja seseorang. Kebugaran jasmani sangat erat kaitannya dengan aktivitas fisik. Dalam menjaga kebugaran jasmani diperlukan komitmen dan konsistensi dalam melaksanakan setiap aktivitas fisik yang terstruktur dengan baik.

Terkait hal ini, Dinas Kesehatan dan KB Kota Singkawang menggelar sosialisasi dan pemeriksaan kebugaran jasmani instansi Pemerintah dan Swasta di Aula Dinas Kesehatan dan KB kota Singkawang, Rabu (22/9/2021). Kegiatan ini dilakukan untuk mengukur tingkat kebugaran jasmani masyarakat kota Singkawang, baik dari aspek fisik, psikologis dan sosio-ekonomi.

Pada kegiatan ini, Dinas Kesehatan dan KB kota Singkawang mengundang perwakilan Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat untuk menjadi narasumber yang mensosialisasikan tentang aplikasi SIPGAR. Aplikasi SIPGAR merupakan aplikasi pencatatan pemeriksaan kondisi fisik seseorang yang dilakukan dalam kurun waktu tertentu dengan mengunakan metode Rockport.

Seksi Kesehatan Lingkungan, Kesehatan Kerja dan Olahraga Hendro Mursito Hadi memaparkan bahwa metode Rockport merupakan metode pengukuran kebugaran jasmasni dengan menghitung waktu tempuh seseorang saat menumpuh lintasan sepanjang 1,6 Km.

“Aplikasi SIPGAR ini dapat diunduh di Playstore dan mudah dipergunakan oleh semua orang untuk menunjang aktivitas fisik mereka dengan metode Rockport. Metode Rockport ini mengukur kebugaran jantung dan paru yang merupakan salah satu komponen terbesar yang mempengaruhi kebugaran seseorang,” ujar Hendro.

Ia pun mengajak masyarakat untuk tetap menjaga rutinitas dan memperhatikan kebugaran jasmani dengan melakukan aktivitas fisik. Aktivitas fisik yang dianjurkan adalah dengan berolahraga selama 30 menit perhari atau setara 10.000 langkah. Aktivitas fisik ini termasuk dalam Program Gerakan Masyarakat Sehat yang digalakkan oleh Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

“Tidak perlu lakukan latihan yang berlebihan untuk menjaga kebugaran jasmani. Cukup berolahraga rutin selama 30 menit atau setara 10.000 langkah setiap hari. Waktu yang kita habiskan untuk berolahraga dapat membuat tubuh lebih sehat dan tidak mudah terserang penyakit. Kurangi atau hilangkan kebiasan yang dapat merusak kebugaran jasmani seperti kebiasaan merokok. Selain itu, penting untuk menjaga pola makan yang bergizi,” jelasnya.

Sementara, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan dan KB kota Singkawang Mursalin mengutarakan bahwa tubuh yang bugar mengurangi resiko seseorang terserang penyakit. Ia pun mendorong agar pemeriksaan kebugaran jasmani dilakukan secara berkala. Ia berpendapat semua orang perlu memperhatikan tingkat kebugaran jasmaninya masing-masing.

“Melalui tubuh yang bugar, tentunya memperkecil kemungkinan seseorang untuk terserang penyakit. Selain itu, tubuh yang bugar membantu kita untuk menjalani hari yang produktif. Maka dari itu, kita perlu menjaga kebugaran tubuh kita dengan melakukan aktivitas fisik secara berkala dan tidak berlebihan,” ujarnya. (Ril)

 

Komentar
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: