banner 468x60 banner 468x60

Proyek Rehabilitasi Tanjung Belimbing Belum Ditindaklanjuti oleh Kejaksaan Maupun Inspektorat

  • Bagikan
IRIGASI - Kondisi rehabilitasi jaringan irigasi di Dusun Tanjung Belimbing yang dibongkar warga karena diduga sebagai penyebab banjir. (Fauzi)

KAYONG UTARA, insidepontianak.com – Wacana pemeriksaan proyek rehabilitasi yang menelan anggaran  Rp1,8 miliar di Dusun Tanjung Belimbing, Desa Pangkalan Buton, Kecamatan Sukadana, Kabupaten Kayong Utara sudah sejak lama belum ditindaklanjuti baik oleh Kejaksaan Negeri Ketapang Maupun Inspektorat Kayong Utara.

Jabatan Kasi Intel Agus Supriyanto, yang dulunya menangani kasus irigasi tersebut sudah diganti dengan kasi Intel yang baru, Fajar Yuliyanto.

Saat dikonfirmasi, Kasi Intel Kejari Ketapang, Fajar Yuliyanto mengatakan, Kejaksaan Negeri (Kejari) Ketapang akan memanggil pihak Inspektorat Kayong Utara dan melakukan pemeriksaan fisik di lapangan.

“Saya akan panggil Inspektorat dan periksa fisik di lapangan secepatnya,” kata Kasi Intel Kejari Ketapang, Fajar Yuliyanto saat dikonfirmasi melalui telephone, Jumat (24/9).

Sebelumnya, saat dikonfirmasi, Kejaksaan Negeri (Kejari) Ketapang masih menunggu hasil pemeriksaan Inspektorat Kayong Utara, terkait dugaan kesalahan pada rehabilitasi jaringan irigasi Tanjung Belimbing,  dengan nilai pekerjaan 1,8 miliar Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Bidang (SDA) Sumber Daya Air tersebut.

Terpisah, Inspektur Inspektorat Kabupaten Kayong Utara, Oma Zulfithansyah mengatakan, pihaknya belum pernah melakukan pemeriksaan pada pekerjaan tersebut.

“Inspektorat tidak melakukan pemeriksaan atas kegiatan tersebut,” kata dia.

Bahkan, ia menyarankan agar menanyakan hal tersebut kepada pihak Kejaksaan. Karena dari auditor merasa tidak ada memeriksa kegiatan tersebut.

“Tanya Kejaksaan dapat info dari mana. Saya tanya ke kawan-kawan auditor infonya tidak ada,” ungkapnya. (Fauzi)

Komentar
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: