banner 468x60 banner 468x60

Tjhai Chui Mie Lepas Pengiriman Benih Padi Inpari-32 ke Kabupaten Landak

  • Bagikan
PENGIRIMAN - Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie melepas pengiriman perdana 21 ton benih padi Inpari-32 Kelompok Tani (Poktan) Permata Hijau ke Kabupaten Landak di Kelurahan Naram, Rabu (22/9/2021). Jumlah benih padi yang akan dikirim ke Kabupaten Landak sebanyak 66 ton. (MC Singkawang)

SINGKAWANG, insidepontianak.com – Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie melepas pengiriman perdana 21 ton benih padi Inpari-32 Kelompok Tani (Poktan) Permata Hijau ke Kabupaten Landak di Kelurahan Naram, Rabu (22/9/2021). Jumlah benih padi yang akan dikirim ke Kabupaten Landak sebanyak 66 ton.

Tjhai Chui Mie berharap pengiriman benih padi ke Kabupaten Landak bisa terus dilakukan agar dapat mendorong perwujudan kesejahteraan para petani kota Singkawang. Hal ini juga dimaksudkan untuk mendorong terwujudnya profesi petani berdasi.

“Harapan saya, pengiriman benih padi ini bisa dilakukan secara kontinu. Maka hal ini bisa mendorong terwujudnya kesejahteraan hidup bagi para petani. Di luar negeri, sudah banyak profesi petani berdasi. Maka dari itu, pemerintah akan terus mengupayakan melalui penyuluhan dan pemantauan yang tepat agar profesi petani berdasi di kota Singkawang dapat terwujud,” ujar Tjhai Chui Mie.

Pelaksana (Plt) Tugas Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan kota Singkawang Yusnita Fitriadi mengatakan produksi benih padi kota Singkawang pada tahun 2021 berjumlah 162,7 ton. Tujuan pengiriman produksi benih padi ini juga dikirim ke Kabupaten Sintang dan Sambas.

“Sebanyak 30 ton benih padi dikirim ke Kabupaten Sintang dan 36,7 ton benih dikirim ke Kabupaten Sambas. Khusus Kabupaten Landak sebanyak 66 ton benih padi. Dan Kota Singkawang sebanyak 30 ton.” ujar Yusnita.

Selain itu, produksi bibit talas kota Singkawang tahun 2021 berjumlah 250.000 anakan. Untuk bibit talas kota Singkawang dikirim ke lima Kabupaten, diantaranya Kabupaten Sintang, Mempawah, Sekadau, Kayong Utara, dan Kubu Raya.

“Masing-masing Kabupaten mendapat bibit talas sebanyak 50.000 anakan,”  ujarnya. (Ril)

 

Komentar
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: