banner 468x60 banner 468x60

DPRD Minta Wacana Pembangunan Terminal Tipe B Bengkayang Dikaji Mendalam

  • Bagikan
Ketua DPRD Bengkayang, Fransiskus. dok
Ketua DPRD Bengkayang, Fransiskus. dok

BENGKAYANG, Insidepontianak.com – Ketua DPRD Kabupaten Bengkayang, Fransiskus menilai wacana pembangunan terminal tipe B Bengkayang perlu dikaji mendalam.

Hal itu guna kebermanfaatannya dapat dirasakan masyarakat dengan maksimal dalam jangka panjang.

Kata Fransiskus, kajian tersebut mesti dilakukan dengan baik. Sebab, akan dimanfaatkan tak hanya untuk satu atau dua tahun saja. Melainkan sepanjang masyarakat membutuhkannya.

“Perlu dikaji lebih mendalam, baik teknis dan lokasi dan perencanaannya,” katanya, Senin (27/9/2021).

Dirinya tak menginginkan, terminal tersebut dibangun sekejap tanpa adanya kajian akademis daripada fungsi pemanfaatannya. Baik dampak lingkungan dan ekonomi.

“Jangan asal membangun tetapi tidak ada kajian yang jelas,” tegasnya.

Kata dia, nantinya jika terminal tipe B tersebut telah terealisasi. Maka akan timbul peluang usaha bagi masyarakat, terutama UMKM. Masyarakat akan terbantu. Untuk itu lokasi mesti strategis, perlu kajian mendalam oleh pihak terkait.

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Bengkayang dibawah kepemimpinan Darwis-Rizal berkomitmen untuk membangun terminal kendaraan umum di Kota Kabupaten Bengkayang.
Hal itu ditunjukkan oleh upaya pihak terkait dalam realisasinya.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bengkayang, Alon menyebut, terminal tersebut saat ini sudah dalam wacana perencanaan dan ditargetkan akan dibangun pada tahun 2022 mendatang.

“Terminal tersebut akan dibangun dilahan balai penyuluhan pertanian milik Provinsi Kalimantan Barat,” paparnya.

Dikatakannya, saat ini Pemerintah Kabupaten Bengkayang telah mendapatkan persetujuan dari pemprov untuk lokasi pembangunan Terminal di Kabupaten Bengkayang.

“Terminal yang diajukan tersebut, terletak di Bengkayang Kota. Kurang lebih satu kilo meter dari arah pasar Bengkayang,” terangnya.

Alon mengatakan, jenis terminal yang akan dibangun adalah terminal antar kota dan kabupaten, dengan tipe B.

Kata dia, penetapan terminal antar kota di daerah BP2 tersebut cukup strategis. Karena luasnya lokasi tersebut, sehingga bisa diakses oleh kendaraan bus dari kota dan kabupaten lainnya di Kalimantan Barat.

“Terminal tipe B nantinya dibangun oleh pemprov dan sumber anggarannya juga dari provinsi. Dan pemerintah daerah hanya menyiapkan perencanaan pembangunan terminal tersebut,” jelasnya.

Alon menambahkan, semoga apa yang dicita-citakan oleh pemerintah daerah dan masyarakat dapat terealisasi dengan baik dan lancar. (Baruna)

Komentar
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: