banner 468x60 banner 468x60

Delapan Fraksi DPRD Kalbar Setujui Raperda Perubahan APBD Tahun 2021

  • Bagikan
Penandatangan APBD Perubahan
Ketua DPRD Kalbar M Kebing L tandatangani persetujuan perubahan APBD Pemprov Kalbar 2021, Selasa (28/9/2021). (Soekron Muhammad)

PONTIANAK, Insidepontianak.com – Delapan Fraksi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Barat menyetujui Rancangan Perubahan Peraturan Daerah (Raperda) tentang APBD tahun 2021. Keputusan itu disampaikan masing-masing Fraksi dalam Rapat Paripurna yang digelar di DPRD Kalbar, Selasa (28/9/2021).

“Partai Gerindra menerima atau mensetujui Raperda Perubahan APBD tahun 2021,” kata Juru Bicara Partai Gerindra, Cok Hendri Ramapon dalam sidang Paripurna, Selasa (28/9/2021).

Cok Hendri berharap, Pemerintah Provinsi dalam penyusunan APBD dapat menetapkan program-program yang urgen. Sehingga anggaran perubahan dapat digunakan efektif dan efisien.

Sementara, Golkar juga menerima Raperda Perubahan APBD tahun 2021. Dia berharap, pemerintah terus berupaya melakukan terobosan sistematis. Menggali sumber pendapatan daerah yang belum tergarap. Misalnya, dana bagi hasil kelapa sawit.

“Kita ini, lahan kelapa sawit terluas kedua setelah Riau. Sudah wajar jika kita mendapat 30 persen dari dana bagi hasil,” kata juru bicara Partai Golkar, Fransiskus Ason, Selasa (28/9/2021).

Senada dengan Golkar. PKB juga menerima perubahan Raperda APBD tahun 2021.

“Kita dapat menerima perubahan Raperda APBD tahun 2021,” kata Juru bicara PKB, Irsyan, Selasa (28/9/2021).

PKB juga mendorong agar penurunan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang terjadi penurunan di tiga tahun kepemimpinan Sutarmidji-Ria Norsan dievaluasi.

“Kita berharap ini dipacu lagi, dan lebih cerdas lagi mendapatkan laba,” pungkasnya.

Komentar
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: