banner 468x60 banner 468x60

DPRD Kayong Utara Ikuti Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua

  • Bagikan
VAKSINASI - Staf hingga anggota DPRD Kayong Utara mengikuti vaksinasi Covid-19 dosis kedua, di Kantor DPRD, Selasa (28/9/2021). (Istimewa)

KAYONG UTARA, insidepontianak.com – Staf hingga anggota DPRD Kayong Utara mengikuti vaksinasi Covid-19 dosis kedua, di Kantor DPRD, Selasa (28/9/2021).

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kayong Utara (KKU) Abdul Zamad M Amin mendorong pemberian vaksinasi Covid-19, guna mempercepat terbentuknya health immunity (kekebalan kelompok)

“Pada prinsipnya DPRD mendukung program vaksinasi ini,” terang Abdul Zamad M Amin.

Ia menerangkan dari DPD Partai Golkar sendiri berencana akan menggelar vaksin massal di Desa Sungai Mata – Mata, Kecamatan Simpang Hilir pada 3 Oktober 2021 mendatang.

“Bahkan sebagai ketua DPD Golkar berencana untuk melaksanakan vaksinasi massal juga, diadakan di Desa Mata-Mata di bulan Oktober,” terang Zamad.

Ia mengatakan saat ini bila bepergian kemana-mana diwajibkan bukti telah mengikuti vaksin, sebagai salah satu syarat.

“Karena syarat kemana-mana sekarang harus vaksin sekalipun sudah vaksin dan wajib swab test,” katanya.

Namun lanjut dia, ada kabar mengatakan jika sudah mengikuti vaksin sebanyak tiga kali jika akan naik pesawat tidak lagi harus dengan swab.

“Tetapi kalu ada vaksin sampai tiga kali ada keringanan untuk naik pesawat itu tidak ada swab lagi, jadi ada tata cara naik pesawat. Mudah-mudahan dengan vaksin yang kita lanjutkan, Kayong Utara terhindar dari pandemi Covi-19,” harapnya.

Ia juga berharap kepada Dinas Kesehatan agar dapat bekerja dengan tarsparan, mengenai data vaksin da maupun jumlah data Covid-19.

“Saya sudah bilang tolong jangan vaksin atau Covid dibuat-buat. Berdasarkan data, jangan asal-asalan sekian orang positif Covid-19. Saya juga sudah minta dengan dokter-dokter di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sultan Muhammad Jamaludin 1, bisa saja kalau dokter tidak masuk dia dikarantiana. Padahal belum tentu Covid. Makanya saya minta dalam rapat kemarin, sekalipun Covid kita harus periksa dulu, karena takutnya ada hal-hal di luar kemampuan,” jelasnya. (Fauzi)

Komentar
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: