banner 468x60 banner 468x60

Hari Ketiga Pelaksanaan SKD CASN di Singkawang Lancar

  • Bagikan
SKD -Pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) Pemkot Singkawang pada hari ketiga. (MC Kubu Raya)

SINGKAWANG, insidepontianak.com –  Pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) Pemkot Singkawang pada hari ketiga diguyur hujan. Meski begitu, kondisi ini tidak menyurutkan semangat para peserta untuk mengikuti pelaksanaan seleksi tersebut.

“Seleksi hari ini berlangsung lancar tanpa kendala, meskipun pagi tadi sempat diguyur hujan di sesi pertama,” ujar Eribertus Gery Kepala Bidang Mutasi, Informasi dan Disiplin BKPSDM kota Singkawang, Senin (27/9/2021).

Gery mengatakan sebanyak 2.316 peserta yang mengikuti tahapan seleksi yang dilaksanakan selama 7 hari, mulai tanggal 25 September hingga 1 Oktober 2021 di SMKN 2 kota Singkawang.

“Pelaksanaan SKD CPNS dilaksanakan tiga sesi dalam sehari. Setiap sesi diikuti oleh 120 peserta,” katanya.

Mengenakan seragam kemeja putih dan bawahan hitam, satu persatu peserta dilakukan pemeriksaan dan diminta untuk menitipkan barang-barang yang tidak berkaitan dengan pelaksanaan tes. Selain itu, setiap peserta harus melewati proses pemeriksaan tubuh (body check), baik secara manual ataupun dengan menggunakan metal detector.

Sebelum mengikuti ujian, setiap peserta terlebih dahulu melewati beberapa tahapan protokol kesehatan. Peserta wajib memakai masker, mencuci tangan, dan pengecekan suhu tubuh. Setiap peserta diwajibkan untuk menyerahkan dokumen hasil pemeriksaan tes swab Antigen/PCR.

Ia mengatakan ada satu peserta yang ditemukan hasil pemeriksaan tes swab Antigen positif. Sebagai tindak lanjut, data dan hasil tes peserta ini dilaporkan ke BKN untuk dilakukan penjadwalan ulang.

“Setiap peserta diwajibkan untuk melakukan pemeriksaan tes swab Antigen. Untuk pemeriksaan tes swab Antigen, gratis dan difasilitasi oleh Pemkot Singkawang melalui UPT Puskesmas di kota Singkawang. Jika ada yang terkonfirmasi positif, maka akan dilaporkan ke BKN untuk dilakukan penjadwalan ulang,” ujarnya.

Pada setiap pergantian sesi, setiap ruangan mulai dari ruang pemeriksaan dokumen hingga ruang ujian dilakukan sterilisasi dengan menyemprotkan cairan disinfektan. Langkah ini dimaksudkan untuk menjaga kebersihan ruangan dan menjamin peserta agar terbebas dari kemungkinan penyebaran Covid-19 di lokasi tes. (Ril)

Komentar
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: