banner 468x60 banner 468x60

Segera, Korea Selatan Larang Makan Daging Anjing

  • Bagikan
Presiden Korea Selatan, Moon Jae-in. [suara.com]
Presiden Korea Selatan, Moon Jae-in. [suara.com]

PONTIANAK, insidepontianak.com – Sebagai pecinta Anjing, Presiden Korea Selatan Moon Jae-in sangat konsen dalam mendalami isu-isu terkait hewan itu, termasuk akan melarang negaranya mengkonsumsi daging Anjing.

Sekitar 1 juta anjing disembelih di negara Asia Selatan setiap tahun untuk dikonsumsi, meskipun praktik tersebut telah menurun karena orang Korea Selatan, termasuk pemimpin mereka, telah menjadi pemelihara anjing.

Sementara itu, para pecinta hewan telah lama menargetkan negara itu dan lainnya, termasuk China, mengeluarkan tuduhan jika beberapa anjing peliharaan dijual ke pasar daging anjing lokal.

“Bukankah sudah waktunya untuk mempertimbangkan dengan hati-hati melarang konsumsi daging anjing?” kata Moon Jae-in dalam pertemuan rutin dengan perdana menteri negara itu, Kim Boo-kyum, dilansir laman New York Post, dikutip Suara.com, Selasa (28/9/2021).

Moon Jae-in terkenal sebagai pemilik banyak anjing dan menyelamatkan satu ekor setelah menjabat pada 2017.

Tindakannya itu menunjukkan minatnya sebagai pecinta hewan. Anjing itu, Tory, sekarang menjadi salah satu dari beberapa yang tinggal bersama Moon Jae-in di kantor dan kediaman presiden Korea Selatan, Blue House.

Presiden juga dikatakan membuat rencana untuk meningkatkan protokol pengendalian hewan yang ditinggalkan di negara itu.

Hukum Korea Selatan saat ini melihat bahwa hewan peliharaan dilindungi dari praktik peternakan yang sangat kejam, tetapi tidak melarang konsumsi anjing itu sendiri.

Satu jajak pendapat oleh kelompok kesejahteraan hewan Aware menemukan bahwa langkah itu akan menjadi langkah yang cukup populer.

Diperkirakan 78 persen orang Korea Selatan percaya seharusnya ada larangan penjualan daging anjing atau kucing.

Komentar
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: